Kinerja Melesat Tahun Lalu, Begini Gambaran Prospek PIK2 (PANI) Tahun 2024
JAKARTA, investortrust.id – Tingkat pertumbuhan kinerja keuangan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 tahun ini diprediksi lanjutkan pertumbuhan kuat, meski demikian peningkatannya diprediksi tidak setinggi estimasi awal. Hal ini seiring masih rendahnya kontribusi pendapatan dari anak-anak usahanya.
Pertumbuhan penjualan perseroan kemungkinan masih didominasi perusahaan asosiasi, yaitu perusahaan yang sahamnya dikuasai PANI dengan kepemilikan hanya di bawah 50%. Sedangkan pendapatan anak usaha dengan kepemilikan di atas 50% diprediksi tetap rendah.
Baca Juga
Laba Melesat Nyaris 100% di 2023, PIK2 (PANI) Ungkap Hal Berikut
“Meski demikian kami memperkirakan rata-rata kenaikan tahunan (CAGR) laba bersih perseroan mencapai 80% hingga tahun 2027 dengan laba diharapkan meningkat menjadi Rp 1,6 triliun,” tulis analis Sucor Sekuritas Niko Pandowo dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Ekspektasi belum optimalnya performa anak usaha yang diakuisisi tahun lalu mendorong Sucor Sekuritas merevisi turun target pertumbuhan laba bersih PANI tahun ini dari semula Rp 649 miliar menjadi Rp 384 miliar. Begitu juga dengan target kenaikan laba bersih tahun 2025 direvisi turun dari Rp 1,23 triliun menjadi Rp 655 miliar.
Hal ini mendorong Sucor Sekuritas untuk tetap mempertahankan rekomendasi beli saham PANI dengan target harga Rp 7.225. Target tersebut mempertimbangkan diskon 22% terhadap perkiraan nilai aset bersih (RNAV) perseroan. Saham PANI tetap layak menjadi pilihan didukung potensi pertumbuhan yang kuat ke depan, seiring besarnya kepemilikan lahan yang dimilikinya.
Baca Juga
Gandeng Perusahaan Ini, PIK2 (PANI) Ikut Berinvestasi di IKN
Tahun lalu, PIK2 berhasil mencetak lonjakan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk nyaris 100% menjadi Rp 270,03 miliar pada 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 138,19 miliar.
Dirut PANI Sugianto Kusuma dalam penjelasan resminya sebelumnya menyebutkan, lonjakan laba tersebut didukung perubahan usaha perseroan dari segmen cold storage dan processed food menjadi perusahaan properti dan real estat.
Lompatan laba tersebut sejalan dengan kenaikan signifikan pendapatan PANI tahun 2024 mencapai 274% menjadi Rp 2,1 triliun, dibandingkan realisasi tahun 2022 senilai Rp 578 miliar. Rumah tapak masih menjadi penopang utama usaha dengan kontribusi Rp 1,4 triliun.
Sisanya disumbangkan penjualan kavling komersial sebesar Rp 566 miliar dan penjualan ruko/rukan sebesar Rp 105 miliar. Hal ini menjadikan laba perseroan melesat 96,76% menjadi Rp 273 miliar pada 2023.
Baca Juga
Rights Issue Tuntas, Kendali Aguan-Salim di PIK2 (PANI) Bertambah Jadi 89,2%
“Sebagai pengembang yang sudah berpengalaman lebih dari 50 tahun, PANI akan memegang komitmen kepada seluruh pemangku kepentingan dan menjalankan strategi usaha yang telah dirancang sedemikian rupa untuk sampai ke tujuan jangka menengah dan jangka panjang, paling tidak 5 tahun dari sekarang,” terangnya.
Sebagai lanjutan dari aksi korporasi tahun 2022, dia mengatakan, PANI telah menuntaskan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) kedua. Hal ini menjadikan total Cadangan lahan PANI melesat menjadi 1.599 ha di PIK 2.
Estimasi Kinerja Keuangan PANI
Sumber: Sucor Sekuritas

