Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Trading 4 September 2024
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi rawan lanjut mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, Rabu (4/9/2024).
Prediksi tadi mengacu pada posisi penutupan pasar saham Selasa kemarin, di mana IHSG terkoreksi sebesar 1,01% ke level 7.616 disertai dengan munculnya volume penjualan.
Analis PT MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana meminta pelaku pasar untuk mencermati apabila IHSG break dari titik support terdekatnya di level 7.545.
"Bila itu terjadi, maka diperkirakan IHSG akan rawan menuju ke level 7.371 – 7.460 sebagai area koreksi terdekatnya dan akan membentuk wave [ii] dari wave 3,’’ urai Didit dalam riset harian yang dikutip, Rabu (4/9/2024).
Baca Juga
Aktivitas Manufaktur Lemah, Ekonomi AS Dikhawatirkan Melambat
Namun, apabila IHSG masih mampu berada di atas level 7.545, maka ada peluang IHSG kembali menguat menguji target level 7.743.
Adapun titik support IHSG berada pada level 7.547 dan 7.460, sedangkan titik resistance pada level 7.715 dan 7.743.
Berikut saham-saham pilihan trading dari MNC Sekuritas hari ini:
PT Avia Avian Tbk (AVIA) - Spec Buy
AVIA menguat 0,85% ke 472 disertai dengan mnunculnya volume pembelian. Selama AVIA masih mampu berada di atas 466 sebagai stoplossnya, maka posisi AVIA saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [i].
Spec Buy: 468-470
Target Price: 488, 500
Stoploss: below 466
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) - Buy on Weakness
BRIS terkoreksi 0,77% ke 2,590 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Saat ini, posisi BRIS diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 3, sehingga BRIS masih rawan melanjutkan koreksinya.
Buy on Weakness: 2,450-2,520
Target Price: 2,720, 2,880
Stoploss: below 2,360
PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) - Buy on Weakness
BFIN terkoreksi 4,02% ke 955 disertai dengan adanya peningkatan volume penjualan, koreksinya pun break dari MA20-nya. Kami perkirakan, posisi BFIN saat ini sedang membentuk wave [b] dari wave 3, sehingga koreksi BFIN diperkirakan masih berlanjut.
Baca Juga
IAF 2024 : Pertamina Buka Peluang Kolaborasi Pengembangan Energi di Afrika
Buy on Weakness: 890-950
Target Price: 1,040, 1,120
Stoploss: below 875
PT Mayora Indah Tbk (MYOR) - Buy on Weakness
MYOR terkoreksi 1,14% ke 2,610 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Kami memperkirakan, posisi MYOR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] pada label hitam atau wave [ii] pada label merah, sehingga MYOR diperkirakan akan melanjutkan koreksinya.
Buy on Weakness: 2,410-2,530
Target Price: 2,700, 2,830
Stoploss: below 2,390.

