Tren Penguatan IHSG masih Terbentuk, Saham JPFA dan NCKL Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/8/2024), memiliki peluang menguat dengan rentang pergerakan 7.454-7.676. Belum ada perubahan pola pergerakan indeks atau masih di zona tren naik.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini, menyebutkan bahwa tren penguatan indeks masih berlanjut setelah berhasil breakout resisten 7.594. IHSG bisa menguat menuju level 7.676 dan target penguatan jangka menengah 8.000.
Baca Juga
Di tengah peluang penguatan atas IHSG, BRI Danareksa Sekuritas menjagokan saham JPFA dengan target harga Rp 1.700-1.900 dan saham NCKL direkomendasikan beli dengan target harga Rp 970-1.025. Sebaliknya saham TKIM dan UNVR direkomendasikan jual.
Pergerakan indeks juga aan dipengaruhi penguatan bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones naik tipis 0,024%. Penguatan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,16% dan Nasdaq melesat 0,16%.
IHSG kemarin ditutup turun tipis 8,32 poin (0,11%) menjadi 7.597,88. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 543,96 miliar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 284,85 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 213,75 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 157,21 miliar.
Koreksi IHSG kemarin dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan turun 0,73%, sektor teknologi 0,26%, sektor material dasar 0,08%, dan sektor 0,02%. Sebaliknya penguatan pesat melanda saham sektor properti 1,28%, sektor konsumer primer 1,15%, sektor industri 0,70%, dan sektor energi0,26%.
Baca Juga
BEI Buka Kembali Perdagangan Saham POLU dan TMPO, Sebaliknya Dua Saham Ini Disuspensi
Meski dilanda aksi ambil untung yang berdampak terhadap penurunan IHSG, sejumlah justru catatkan lompatan hingga auto reject atas (ARA). Saham PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) melesat 34,55% menjadi Rp 74 dan PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) melesat 34,41% menjadi Rp 125.
ARA juga melanda saham PT Urban Jakarta Propetindo Tbk (URBN) naik 34,38% menjadi Rp 172, PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) naik 34,21% menjadi Rp 153, dan PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) melesat sebanyak 34,33% menjadi Rp 90. PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) menguat 25% menjadi Rp 290 dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik 25% menjadi Rp 1.125, dan PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) melesat 19,95% menjadi Rp 13.075.
Grafik IHSG

