Strategi Produk dan Ekspansi Luar Jawa Mesin Pertumbuhan Baru, Begini Prospek Saham Aspirasi Hidup (ACES)
JAKARTA, investortrust.id – Langkah PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) mengubah strategis produk yang dipasarkan bersamaan dengan berlanjutnya ekspansi gerai memperbesar peluang pertumbuhan dalam jangka panjang.
Hal ini mendorong Sucor Sekuritas untuk tetap mempertahankan rekomendasi beli saham ACES dengan target harga Rp 1.050. Target tersebut mempertimbangkan perkiraan PE tahun 2025 sekitar 18,8 kali.
Baca Juga
Tumbuh 21%, Ace Hardware (ACES) Raih Laba Bersih Rp 365,42 Miliar
Analis Sucor Sekuritas Christofer Kojongian mengatakan, Aspirasi Hidup (ACES) mulai mengubah potensi ekspansi dengan memperkuat keberadaan di luar pulau Jawa dengan target 50% toko di luar Jawa dalam 10 tahun ke depan, dibandingkan posisi saat ini sekitar 70%.
“Ekspansi dengan penguatan gerai di luar Jawa membuka kesempatan bagi perseroan untuk menangkan penambahan pangsa pasar dan meningkatkan margin operasional serta memangkas biaya operasional ke depan,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan kemarin.
Estimasi Kinerja Keuangan ACES
Susor Sekuritas
Guna mencapai target kontribusi gerai luar Jawa ke 50%, dia mengatakan, perseroan menargetkan pembukaan sebanyak 15-20 gerai setiap tahun, dibandingkan target sebelumnya rata-rata sebanyak 10-15 gerai per tahun. Sedangkan belanja modal dipertahankan tetap berkisar Rp 250 miliar.
Selain langkah agresif, dia mengatakan, perseroan mulai menggeser fokus penjualan produk dengan memperbesar porsi produk-produk lifestyle untuk menarik lebih banyak pelanggan muda. Pergeseran strategi ini diharapkan berimbas terhadap penurunan jumlah hari inventori. Sebagaimana diketahui produk lifestye memiliki jumlah hari inventori lebih rendah. Produk lifestyle terdiri atas produk otomotif, furnitur, perawatan rumah, peralatan rumah, barang-barang olah raga, dan peralatan hewan peliharaan.
Baca Juga
SSSG di Atas Ekspektasi, Target Saham Ace Hardware (ACES) Menarik
“Kami memperkirakan penjualan produk lifestyle akan menjadi mesin pertumbuhan baru perseroan ke depan. Apalagi produk ini menawarkan margin keuntungan hampir sama dengan produk lainnya. Diproyeksikan pendapatan penjualan produk lifestye bertumbuh sekitar 16% tahun 2024 menjadi Rp 3,7 triliun dan mencapai 11% menjadi Rp 4,1 triliun pada 2025,” tulisnya.
Terkait kinerja hingga Juli 2024, Sucor Sekuritas menyebutkan, perseroan tetap berhasil mempertahankan pertumbuhan SSSG sebanyak 9,8%. Penjualan tersebut masih kuat dan stabil, sehingga target laba bersih berkisar Rp 838 miliar tahun ini optimistis bisa tercapai.
Grafik Saham ACES

