Jajaran Direksi Lippo Karawaci (LPKR) Dirombak, Begini Daftarnya
JAKARTA, investortrust.id – Emiten properti milik Lippo Group, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menetapkan perubahan komposisi direksi dan komisaris terbaru hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RPSLB) yang digelar akhir pekan lalu.
Dalam keterangan resmi yang dilansir, Senin (9/10/2023), Manajemen LPKR menyampaikan, bahwa komposisi pengurus Perseroan yang baru akan bertugas hingga tahun 2028.
Adapun susunan pengurus Perseroan periode 2023 -2028 yaitu:
Baca Juga
Direksi Perseroan
Presiden Direktur: Ketut Budi Wijaya
Wakil Presiden Direktur: Dicky Setiadi Moechtar
Direktur: John Riady
Direktur: Marshall Martinus Tissadharma
Direktur: Surya Tatang
Direktur: Dominique Dion Leswara
Direktur: David Iman Sentosa
Direktur: Phua Meng Khuan (Daniel Phua)
Direktur: Gita Irmasari
Baca Juga
Sedia Payung, Sebagian Wilayah Jakarta Diprakirakan Turun Hujan
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris/Komisaris Independen: John A. Prasetio
Komisaris Independen: Anangga W. Roosdiono
Komisaris Independen: Dr. Kartini Sjahrir
Komisaris: Kin Chan
Komisaris: George Raymond Zage III
Komisaris: Anand Kumar
Sepanjang semester I-2023, LPKR membukukan NPAT Rp1,1 triliun. Manajemen menyebut, pencapaian ini didukung oleh peningkatan fundamental bisnis di semua segmen bisnis, tanpa one off event.
‘’Pencapaian NPAT positif ini didukung oleh 19% pertumbuhan pendapatan serta 39% pertumbuhan EBITDA dibandingkan tahun sebelumnya,’’ ulas Manajemen LPKR.
Untuk segmen real estat, pra penjualan pada semester I-2023 mencapai Rp2,48 triliun atau setara dengan 50,6% dari target pra penjualan tahun 2023 yang sebesar Rp4,9 triliun. Untuk segmen kesehatan, yang dioperasikan oleh anak usaha LPKR, yaitu PT Siloam International Hospitals Tbk (Siloam), berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan sepanjang semester I-2023 dan membuktikan pertumbuhan berkesinambungan terlepas dari faktor musiman periode Lebaran di kuartal II-2023.
Pendapatan dan EBITDA semester I-2023 ini, masing-masing dibukukan pada angka Rp5,3 triliun (lebih tinggi 20% dibandingkan tahun sebelumnya) dan Rp1,4 triliun (meningkat 48% dibandingkan tahun sebelumnya).
Untuk segmen gaya hidup (lifestyle) juga mencatatkan perbaikan pada Semester I/2023 ini dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan mall sampai dengan Semester I/2023 meningkat sebesar 59% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp275 miliar, sementara Hotel Aryaduta membukukan pendapatan 28% lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, meningkat menjadi Rp 201 miliar.

