Meski IHSG Terkoreksi, Asing Pertahankan Net Buy Rp 628,02 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali melanjutkan pembelian bersih (net buy) saham Rp 628,02 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/8/2024), ditutup turun setelah sempat pecahkan rekor intraday tertinggi baru (all time high/ATH) tembus 7.460.
Berdasarkan data BEI, IHSG ditutup melemah sebanyak 26,54 poin (0,36%) menjadi 7.409,50 hingga, dibandingkan kemarin yang ditutup berada di level tertinggi sepanjang masa. Pergerakan indeks dalam rentang 7.386-7.460 dengan nilai transaksi Rp 7,99 triliun.
Baca Juga
IHSG Berakhir Koreksi Usai ATH Kemarin, Dua Saham Ini Beri Keuntungan Jumbo
Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) Rp 197,58 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 167,49 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 156,70 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 85,54 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 49,37 miliar.
Sebaliknya penurunan melanda penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham berikut, yaitu saham PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) Rp 60,50 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 52,70 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 34,97 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 27,64 miliar, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 16,16 miliar.
Koreksi tersebut dipengaruhi atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur 0,72%, sektor material dasar 0,66%, sektor energi 0,65%, sektor keuangan 0,24%, dan sektor industri 0,39%. Sedangkan sektor saham yang bergerak di zona hijau terdiri atas saham sektor properti, konsumer primer, transportasi, dan teknologi.
Baca Juga
Kredit Bank Mandiri (BMRI) Tumbuh 20,5%, Jauh di Atas Rerata Industri di Kuartal II-2024
Meski IHSG ditutup di zona merah, saham PT Argo Pantes Tbk (ARGO) berhasil naik auto reject atas (ARA) sebesar Rp 220 (24,86%) menjadi Rp 1.105 dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) ARA Rp 60 (24,59%) menjadi Rp 304.
Kenaikan serupa melanda saham PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) naik Rp 15 (15%) menjadi Rp 115, PT Tempo Scan Padific Tbk (TSPC) menguat Rp 360 (14,75%) menjadi Rp 2.800, dan PT Acset Indonusa Tbk (ACST) naik Rp 15 (13,16%) menjadi Rp 129.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam melanda saham PT Victoria Insurance Tbk (VINS), PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE), PT Green Power Group Tbk (LABA), PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP), dan PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY).

