Saat IHSG Kembali Terkoreksi, Asing Berbalik Net Buy Rp 97,79 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (18/3/2024), ditutup melemah 25,6 poin (0,35%) menjadi 7.302,45, pemodal asing justru mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 96,79 miliar.
Net buy terbanyak melanda lima saham ini, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 96,36 miliar, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 41,75 miliar, PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) Rp 39,45 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 37,18 miliar, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 21,53 miliar.
Baca Juga
Bahlil: Rencana Investasi Hilirisasi Nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 160 Triliun
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 81,28 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 64,98 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 35,69 miliar, PT Petrindo Kreasi Jaya Tbk (CUAN) Rp 32,65 milair, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 31,73 miliar.
Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan penutupan sesi I dengan kenaikan sebanyak 10,11 poin (0,14%) menjadi 7.338,16. Penurunan tersebut melanjutkan koreksi IHSG akhir pekan lalu lebih dari 100 poin.
Penurunan indeks dipengaruhi atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor consumer primer 0,45%, sektor keuangan 0,21%, sektor transportasi 0,44%, sektor energi 0,30%, dan sektor infrastruktur 0,24%.
Baca Juga
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi 1,14%, sektor material dasar 0,68%, sektor consumer non primer 0,42%, sektor kesehatan 0,05%, dan sektor properti 0,02%.
Meski IHSG melemah sepanjang hari ini, beberapa saham tetap berhasil melesat dengan dua saham cetak auto reject atas (ARA) PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) naik Rp 45 (34,88%) menjadi Rp 174 dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menguat Rp 86 (24,71%) menjadi Rp 434.
Kenaikan juga melanda saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik Rp 45 (31,03%) menjadi Rp 190, PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) naik Rp 225 (22,96%) menjadi Rp 1.205, dan PT Communication Cable System Tbk (CCSI) menguat Rp 72 (17,65%) menjadi Rp 480.

