Mirae Asset Sebut 3 Sektor Ini Paling Cuan hingga Akhir Tahun
JAKARTA, investortrust.id - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia merekomendasikan tiga pilihan sektor saham hingga akhir tahun ini. Sektor tersebut meliputi perbankan, ritel dan konsumer.
Head of Investment Solution Mirae Asset Roger MM mengatakan, meski saham-saham perbankan masa jayanya tahun lalu, namun masih punya peluang menarik untuk bertumbuh.
"Makanya kan leader kita di IHSG, banking dan consumer. Nah di consumer, kita sudah kena pukul di Indofood (ICBP) karena kenaikan harga bahan baku gandum dan segala macam, mereka kena pukul di laporan keuangan. Lalu di banking yang menjadi pengendaranya IHSG sudah kena, sepertinya tahun 2023 puncaknya saham-saham bank," kata Roger seusai acara Media Day : August 2024 di Kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (8/8/2024).
Selain itu, Roger menegaskan indeks harga saham gabungan (IHSG) sudah mulai stabil dan diproyeksikan bisa tembus ke 7.585 hingga akhir tahun.
Baca Juga
Rilis Aplikasi M-STOCK, Mirae Asset Genjot Investor Aktif Pasar Modal
"Mudah-mudahan IHSG tembus ke 7.585 hingga akhir tahun, karena beberapa analis sekuritas lain proyeksinya di area 7.450-7.700, jadi optimistis semua," sambung Roger.
Ia menambahkan, perkembangan pasar modal selama lima tahun terakhir ini bertumbuh lebih tinggi dibanding lima tahun sebelumnya. Di samping itu, menurut ia jika terdapat persoalan krisis, hal itu menjadi mudah untuk peluang seperti long term investment, fundamental investment dan mencari saham yang valuasinya murah.
Baca Juga
"Jadi shock therapy, volatilitas yang tinggi itu malah bisa meningkatkan transaksi karena di situ ada peluang. Nah, lima tahun terakhir ini memang ketika udah level di atas 7.000, kita kayaknya agak susah transaksi. Karena pertumbuhan ekonomi kita tidak kemana-mana tetap di 5%, jadinya sudah stuck di situ," jelasnya.
Sementara itu, Roger berharap ada sentimen positif terhadap pasar terkait transisi pemerintahan di tahun ini. "Mudah-mudahan Prabowo dan Gibran sebagai presiden dan wakil presiden terpilih komitmen sama ekonomi, karena yang ditunggu itu tim ekonominya. Kalau tim ekonominya yang dikenal oleh publik dan pelaku pasar, lalu track record positif, sudah pasti jadi sentimen positif," pungkas Roger.

