Laba Melesat Nyaris 100% di 2023, PIK2 (PANI) Ungkap Hal Berikut
JAKARTA, investortrust.id – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 berhasil mencetak lonjakan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk nyaris 100% menjadi Rp 270,03 miliar pada 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 138,19 miliar.
Dirut PANI Sugianto Kusuma dalam penjelasan resminya di Jakarta, Kamis (29/2/2024) menyebutkan, lonjakan laba tersebut didukung perubahan usaha perseroan dari segmen cold storage dan processed food menjadi perusahaan properti dan real estat.
Baca Juga
Akhirnya Saham PIK2 (PANI) Tembus Rp 5.300, Lihat lagi Target Harga Ini
Lompatan laba tersebut sejalan dengan kenaikan signifikan pendapatan PANI tahun 2024 mencapai 274% menjadi Rp 2,1 triliun, dibandingkan realisasi tahun 2022 senilai Rp 578 miliar. Rumah tapak masih menjadi penopang utama usaha dengan kontribusi Rp 1,4 triliun.
Dirut PANI Sugianto Kusuma
Sisanya disumbangkan penjualan kavling komersial sebesar Rp 566 miliar dan penjualan ruko/rukan sebesar Rp 105 miliar. Hal ini menjadikan laba perseroan melesat 96,76% menjadi Rp 273 miliar pada 2023.
“Sebagai pengembang yang sudah berpengalaman lebih dari 50 tahun, PANI akan memegang komitmen kepada seluruh pemangku kepentingan dan menjalankan strategi usaha yang telah dirancang sedemikian rupa untuk sampai ke tujuan jangka menengah dan jangka panjang, paling tidak 5 tahun dari sekarang,” terangnya.
Baca Juga
Rights Issue Tuntas, Kendali Aguan-Salim di PIK2 (PANI) Bertambah Jadi 89,2%
Sebagai lanjutan dari aksi korporasi tahun 2022, dia mengatakan, PANI telah menuntaskan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) kedua. Hal ini menjadikan total Cadangan lahan PANI melesat menjadi 1.599 ha di PIK 2.
“Saya akan terus mengusahakan target pra-penjualan tahun 2024 bisa tercapai 100%. Perseroan akan terus mendorong inovasi cemerlang untuk menciptakan pasar yang optimal di PIK2 dan profitabilitas yang sustain tanpa mengorbankan kepercayaan konsumen,” terangnya.
Pilihan Investasi
Manajemen PANI menyebutkan bahwa perseroan merupakan emiten property yang layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan investasi terbaik para investor lokal maupun asing, baik institusional dan ritel.
PANI saat ini mencatatkan total aset sebesar Rp 33,7 triliun yang sebagian besar diperoleh dari aksi korporasi dalam dua tahun berturut-turut, yaitu PMHMETD I dan II, sehingga mengalami lonjakan tajam sebesar 20,4% dari tahun sebelumnya.
Total aset perseroan terdiri atas persediaan sebesar Rp 26,2 triliun, piutang sebesar Rp 1,2 triliun, kas dan kas setara kas sebesar Rp 1,07 triliun, investasi pada perusahaan asosiasi sebesar Rp 703 miliar, dan deposito berjangka sebesar Rp 278 miliar.
Baca Juga
Kembali Akuisisi Lahan, Sekuritas Ini Pasang Target Besar Harga Saham PIK2 (PANI)
Total cadangan lahan PANI pada akhir tahun 2023 melesat menjadi 1.607 hektare atau setara dengan Rp 26,2 triliun. Cadangan lahan tersebut dikuasi lewat 12 anak usahanya.
PIK2 merupakan pengembang properti yang memiliki lokasi pengembangan di Pantai Indah Kapuk 2. Perusahaan properti besutan grup Salim dan grup Agung Sedayu ini mengembangkan proyek properti di tepi Pantai dengan mengusung filosofi gaya hidup yang dinamis dan modern.

