ETF Bitcoin Spot AS Cetak Rekor Arus Masuk Bersih hingga Rp 275,5 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Dana yang diperdagangkan di bursa atau exchange traded fund (ETF) Bitcoin Spot di Amerika Serikat (AS) secara kumulatif telah menghasilkan lebih dari US$ 17 miliar atau setara Rp 275,5 triliun untuk arus masuk bersih. Nilai ini lantas menjadikannya rekor baru.
Melansir Cointelegraph, Senin (22/7/2024), data dari Farside Investors menunjukkan arus masuk bersih terutama didorong oleh IBIT milik BlackRock yang mengumpulkan US$ 18,97 miliar. FBTC milik Fidelity juga memberikan kontribusi signifikan, dengan arus masuk bersih sebesar US$ 9,96 miliar.
Sebaliknya, GBTC Grayscale mengalami arus keluar bersih substansial sebesar US$ 18,69 miliar, yang menyoroti perubahan preferensi diantara para investor. Pada 17 Juli 2024, 11 ETF spot Bitcoin AS mencatat total arus masuk bersih harian sebesar US$ 53,35 juta, menandai hari kesembilan berturut-turut arus masuk positif.
Tapi, angka ini jauh lebih rendah dibandingkan arus masuk bersih sebesar US$ 422 juta yang tercatat pada 16 Juli lalu. Meski begitu, IBIT BlackRock tetap memimpin, mencatat arus masuk bersih paling signifikan hari itu sebesar US$ 110,37 juta dan mencapai volume perdagangan sebesar US$ 1,21 miliar.
Baca Juga
Terburu-buru Jual Bitcoin, Jerman Kehilangan Potensi Cuan Rp 2 Triliun
FBTC milik Fidelity merupakan satu-satunya dana lain yang melaporkan arus masuk bersih pada 17 Juli dengan tambahan US$ 2,83 juta. Sebaliknya, GBTC mlik Grayscale dan BITB milik Bitwise menghadapi arus keluar bersih masing-masing US$ 53,86 juta dan US$ 6 juta.
Total volume perdagangan untuk Bitcoin Spot AS pada 17 Juli sebesar US$ 1,79 miliar atau setara Rp 29,01 triliun, penurunan signifikan dari puncaknya pada Maret ketika volume harian melampaui US$ 8 miliar atau Rp 129,66 triliun.
Baca Juga
Pendiri Cardano dan Ethereum Kecam Taktik Regulasi Kripto Pemerintah AS
Sebelum rekor tertinggi saat ini, ETF telah mengumpulkan total arus masuk bersih sebesar US$ 16,59 miliar atau sekitar Rp 268,89 triliun sejak diluncurkan pada Januari lalu. Hal ini mencerminkan minat investor yang stabil meski terjadi fluktuasi arus masuk harian.
Arus masuk yang memecahkan rekor ini menyoroti peningkatan penerimaan dan integrasi Bitcoin ke dalam portofolio investasi arus utama. Kepemilikan Bitcoin BlackRock telah melonjak diatas US$ 20 miliar nilainya, didorong oleh akuisisi terbaru dari perusahaan tersebut atas 4.004 Bitcoin tambahan dan kenaikan 3% harga Bitcoin.
Dana tersebut awalnya melampaui US$ 20 miliar dalam aset yang dikelola pada akhir Mei, bertepatan dengan kenaikan cepat Bitcoin menuju US$ 70.000. Sehingga menjadikannya ETF Bitcoin yang paling menonjol secara global.

