Asing Mulai Gencar Masuk, Bahkan Net Buy Saham Enam Pekan Beruntun
JAKARTA, investortrust.id – Dalam enam pekan terakhir, pemodal asing konsisten merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Total net buy mencapai Rp 5,81 triliun, sehingga penjualan bersih (net sell) year to date mengecil menjadi Rp 2,77 triliun.
Berdasarkan catat BEI, pembelian terbesar terjadi pada pekan pertama Juli mencapai Rp 2,63 triliun dan disusul pekan kedua Juli 2024 senilai Rp 1,55 triliun. Aksi beli saham oleh pemodal asing dimulai pekan kedua Juni, yaitu 10-14 Juni 2024, dengan nilai pembelian bersih Rp 32,85 triliun.
Baca Juga
Wall Street Tertekan Berlanjutnya Aksi Jual Saham ‘Big Tech’, Dow Anjlok 370 poin Lebih
Sedangkan berdasarkan catatan BRI Danareksa Sekuritas, pembelian bersih saham oleh pemodal asing month to date (Mtd) Juli, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 3,3 triliun, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 1,1 triliun, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 777,6 triliun.
Sedangkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) tercatat sebagai saham yang paling banyak dilepas asing sepanjang Juli 2024 berjalan atau Mtd.
Sejalan dengan aksi beli pemodal asing tersebut, indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI tercatat melesat dari level 6.897 menjadi 7.294 atau terjadi lompatan mencapai 5,75% sepanjang pekan kedua Juni hingga pekan ketiga Juli 2024.
Sedangkan pekan lalu, IHSG dilanda aksi ambil untung dengan pelemahan mencapai 0,45% dari 7.327 menjadi 7.294. Penurunan tersebut dipicu atas koreksi mayoritas sektor saham.
Baca Juga
Koreksi tersebut dipicu atas pelemahan saham emiten Prajogo Pangestu bersamaan dengan emiten market cap besar lainnya, seperti saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan penurunan 7,67%, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 3,42%, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 2,48%, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun 2,16%, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 6,64%.
Koreksi indeks pekan ini juga dipengaruhi atas pelemahan sebanyak 329 saham pekan ini. Sisanya sebanyak 243 saham ditutup stagnan dan 365 saham berhasil catatkan penguatan. Penurunan tersebut membuat kapitalisasi pasar (market cap) BEI turun mencapai 0,96% dari Rp 12.478 triliun menjadi Rp 12.358 triliun.
Grafik IHSG

