Janu Putra (AYAM) Belanjakan Dana IPO Saham Rp 75,71 Miliar, Berikut Penggunaannya
JAKARTA, investortrust.id - Emiten peternakan ayam, PT Janu Putra Sejahtera (AYAM), telah merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham senilai Rp 75,71 miliar dari total perolehan Rp 80 miliar.
Sebagian besar dana tersebut dibelanjakan untuk ekspansi bisnis, seperti membeli lahan baru. Direktur Utama AYAM Sri Mulyani menyampaikan, mayoritas dana IPO untuk pembelian beberapa bidang tanah di daerah Desa Ngawis, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta senilai Rp 40,63 miliar.
Baca Juga
Harga Ayam Broiler Cenderung Turun, Bagaimana dengan Potensi Cuan Saham Charoen (CPIN)?
“Dana tersebut juga digunakan untuk pembelian lahan di Desa Tuksono, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta dan pembangunan fasilitas proses penetasan telur tetas (Hatchery) yang baru sebesar Rp 15,52 miliar,” ujar Sri dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Kamis, (18/7/2024).
Lebih lanjut, dia mengatakan, sebagian dana untuk pelunasan utang usaha sebesar Rp 11,53 miliar dan untuk modal kerja sebanyak 8,03 miliar. Dengan demikian sisa dana IPO saham perseroan mencapai Rp 4,29 miliar.
Baca Juga
IPO Saham Rampung, Janu Putra (AYAM) Langsung Beli Aset Rp 55 Miliar
Saham AYAM resmi IPO dan mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada 30 November 2023. Saham perdana AYAM dilepas dengan harga Rp 100 per saham. Sedangkan pada perdagangan kemarin, saham AYAM ditutup level Rp 116.
Grafik Saham AYAM

