Bangkit dan Cetak Level Intraday Tertinggi dalam Sebulan, Saatnya Kebangkitan Saham GOTO?
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bangkit disertai dengan lompatan volume dan nilai transaksi. Kebangkitan tersebut terjadi saat indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terkulai.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI hingga pukul 10.15 WIB, saham GOTO ditransaksikan menguat Rp 2 (4%) menjadi Rp 52. Nilai volume sahamnya juga melesat mencadi 5,56 miliar saham dengan nilai transaksi lebih dari Rp 280 miliar.
Harga intraday tersebut tercatat sebagai harga tertinggi atas saham GOTO dalam sebulan terakhir atau terhitung ssejak 19 Juni 2024. Begitu juga volume perdagangan tersebut tersebut tercatat yang terbesar dalam sebulan terakhir.
Baca Juga
Kabar terakhir, sejumlah analismemperkirakan kinerja GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) kembali catatakan perbaikan yang solid hingga akhir semester I-2024. Pertumbuhan tersebut didukung sejumlah factor positif, termasuk tutansnya divestasi mayoritas saham Tokopedia.
Momentum hari raya Idul Fitri dan liburan yang jatuh di kuartal II-2024 akan menjadi pendorong utama performa keuangan GOTO.
“Musim hari raya dan adanya THR akan mendorong masyarakat untuk berbelanja. Ini akan menjadi katalis positif untuk pertumbuhan transaksi (Gross Transaction Value/GTV) pada perusahaan teknologi seperti GOTO. Apabila tingkat monetisasi dapat dipertahankan, pendapatan GOTO akan tumbuh positif” kata Abdul Azis analis Kiwoom Sekuritas di Jakarta, kemarin.
Hingga kuartal I-2024, GOTO membukukan GTV sebesar Rp 116,5 triliun. Apabila diasumsikan secara kuartalan nilai transaksi dapat tumbuh 5% saja maka GTV GOTO secara konsolidasi dapat mencapai Rp 122 triliun di kuartal II-2024.
Baca Juga
GOTO Salah Harga, Dirut Patrick Walujo Langsung Borong Puluhan Juta Saham
“Jika net take rate mampu dipertahankan di level 2,6-2,7%, pendapatan bersih perseroan dapat tumbuh 7% secara kuartalan dan ada tambahan pendapatan bersih hingga Rp 3,3 triliun untuk periode April-Juni 2024” katanya.
Dia juga optimis dengan adanya momentum siklis tersebut serta diikuti dengan efisiensi operasional di setiap lini bisnis baik On-Demand Services (ODS) maupun fintech, GOTO dapat mencapai target EBITDA yang disesuaikan impas di tahun ini.
Untuk diketahui, kinerja konsolidasian GOTO mengacu pada pro-forma dekonsolidasi Tokopedia dan GoTo Logistics (GTL) di kuartal I-2024 semuanya sejalan dengan estimasi pelaku pasar.
Grafik Saham GOTO Sebulan

