Masuk Kuartal III, BRI Danareksa Pilih 8 Saham Ini, Ada ARTO
JAKARTA, investortrust.id – Pertumbuhan laba per saham emiten diproyeksikan diproyeksikan tetap bertumbuh tahun ini, meski cenderung melambat hanya mencapai 3%. Sedangkan likuiditas dana diharapkan mulai longgar pada kuartal III tahun ini dengan implikasi positif pada emiten sektor perbankan.
Tim riset BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa saat ini merupakan momentum baik bagi investor untuk mengakumulasi beberapa saham, khususnya emiten dengan penguatan laba tinggi pada kuartal II-2024.
Baca Juga
Sentimen positif yang akan membayangi pasar pada paruh kedua tahun ini, menurut BRI Danareksa Sekuritas, adalah penurunan tekanan terhadap mata uang rupiah yang diharapkan berimbas terhadap likuiditas dana. Peningkatan likuiditas juga diperkirakan datang dari Bank Indonesia dengan pelonggaran sejumlah kebijakan.
Perbaikan ekonomi juga terlihat dari peluang peningkatan daya beli masyarakat pada paruh kedua tahun ini. Peningkatan ini diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan konsumsi.
Saham Pilihan Danareksa
Sedangan risiko yang membayangi pasar saham pada paruh kedua tahun ini datang dari perlambatan pertumbuhan ekonomi paruh kedua yang bisa meningkatan belanja bantuan sosial. Berdasarkan data, dana sosial terlihat meningkat menjadi sekitar Rp 10 triliun pada Mei 2024, dibandingkan empat bulan sebelumnya rata-rata Rp 7-8 triliun.
Baca Juga
Penjualan Mobil Astra (ASII) Mei 2024 Melonjak 54%, Bakal Berlanjut?
Di tengah peluang pelonggaran likuiditas dana diharapkan menjadi momentum bagi investor untuk meningkatkan eksposur beberapa saham. Beberapa saham pilihan tersebut adalah saham BBCA, BMRI, CTRA, ARTO, ISAT, NCKL, dan MBMA.
Ketujuh saham tersebut direkomendasikan beli dengan potensi penguatan harga terbuka lebar hingga akhir tahun ini, yaitu saham BBCA dengan target harga Rp 11.300, BMRI target harga Rp 7.400, CTRA target harga Rp 1.700, ARTO target harga Rp 4.500, ISAT target harga Rp 13.300, NCKL target harga Rp 1.300, dan MBMA target harga Rp 700.
Grafik Saham Pilihan BRI Danareksa

