Pasar Kripto Turun Berjamaah, Bitcoin Merosot 3%
JAKARTA, investortrust.id – Pasar kripto kembali berada di zona merah Kamis (4/7/2024) pagi ini WIB dengan Bitcoin (BTC) turun hampir 3% selama 24 jam terakhir. Sementara Ethereum dan banyak perusahaan berkapitalisasi besar lainnya mengikuti pola penurunan yang sama.
Menilik data Coinmarketcap, pukul 07.00 WIB kapitalisasi pasar kripto global senilai US$ 2,22 triliun, turun 3,37% dibandingkan hari terakhir. Total volume pasar kripto selama 24 jam terakhir adalah US$ 73,48 miliar, meningkat 43,55%. Total volume di DeFi saat ini US$ 5,23 miliar, 7,11% dari total volume pasar kripto 24 jam. Volume semua koin stabil sekarang mencapai US$ 68,46 miliar, yang merupakan 93,17% dari total volume pasar kripto 24 jam.
Bitcoin terpantau anjlok 2,98% ke US$ 60.183. Dalam sepekan juga minus 1,03% dengan kapitalisasi pasar US$ 1,18 triliun. Bitcoin bahkan sempat berada di level dibawah US$ 60.000 tepatnya di US$ 59.454 pukul 4 pagi dini hari WIB.
Baca Juga
Para analis di 10x Research menekankan pentingnya psikologis level US$ 60.000, dengan menyatakan, secara psikologis, menembus harga 60.000 Bitcoin akan merugikan, karena harga dapat turun dengan cepat ke level batas bawah (support) terdekat, yang mungkin US$ 55.000 atau bahkan US$ 50.000.
Mengutip dari Benzinga Crypto, Kamis (4/7/2024), hal ini dapat memicu serangkaian likuidasi, khususnya di kalangan pemegang dan penambang ETF Bitcoin.
Baca Juga
Wow! Raksasa E-Commerce Asal Jepang Ini Investasi Besar-besaran ke Bitcoin
Ketika pasar mata uang kripto menghadapi potensi hambatan ini, para pelaku industri dan investor tertarik untuk mendapatkan wawasan lebih dalam mengenai dinamika pasar dan tren masa depan.
Perusahaan riset tersebut menunjukkan bahwa kenaikan akhir pekan baru-baru ini, merupakan pengaturan ulang sementara dari kondisi oversold sebelum tren turun berlanjut.

