Analis Ingatkan Potensi Koreksi Lanjutan IHSG, Ini Penyebabnya
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup koreksi 3,58 poin (0,05%) ke level 7.349,02 pada perdagangan, Rabu (21/02/2024).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, volume saham yang ditransaksikan sebanyak 14,92 miliar dengan nilai transaksi Rp 10,09 triliun. Sementara frekuensi perdagangan mencapai 1,40 juta kali.
Analis PT MNC Sekuritas, T Herditya Wicaksana mengatakan, koreksi IHSG ini cukup wajar mengingat kenaikannya yang cenderung agresif usai momen Pemilihan umum (Pemilu) 2024, pada 14 Februari 2023 lalu.
Baca Juga
BRI-MI Masuk Top 4 Manajer Investasi, Catat Pertumbuhan Dana Kelolalaan 60,80%
Pada risetnya pagi ini, MNC Sekuritas memprediksi IHSG akan rawan terkoreksi dengan rentang area terdekatnya di level 7.200 - 7.272.
“Mengingat bursa Amerika Serikat (AS) pada perdagangan semalam WIB juga bergerak terkoreksi,” jelas Herditya saat dihubungi Investortrust.id pada Rabu (21/02/2024).
Di sisi lain, Herditya menjelaskan bahwa hype akan pemilu sudah cenderung berkurang dan investor saat ini cenderung wait and see.
Baca Juga
“Investor saat ini wait and see akan menanti pemerintahan baru dan kebijakan yang diusungnya,” pungkasnya.
Sementara itu, MNC Sekuritas memperkirakan bahwa IHSG akan berpeluang menguat dalam jangka pendek dengan target support pada level 7.277 dan resistance pada level 7.338.

