IHSG Sesi I Lanjutkan Penguatan, Sejumlah Saham Ini Cuan Besar
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (2/7/2024), ditutup menguat 10,73 poin (0,15%) menjadi 7.150,36. Pergerakan indeks dalam rentang 7.120-71.76 dengan nilai transaksi Rp 4,85 triliun.
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi naik 1,88%, sektor material dasar 0,47%, sektor konsumer primer 0,49%, sektor tekonologi 0,14%, dan sektor keuangan 0,11%.
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor infrastruktur 0,85%, sektor transportasi 0,76%, sektor kesehatan 0,43%, dan sektor industri 1,11%.
Baca Juga
Meski IHSG naik tipis, sejumlah saham ini torehkan lompatan harga, PT MNC Land Tbk (KPIG) menguat Rp 11 (19,64%) menjadi Rp 67, PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) naik Rp 10 (18,87%) menjadi Rp 63, dan PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) naik Rp 21 (16,67%) menjadi Rp 147.
Penguatan indeks juga ditopang kenaikan sejumlah saham kapitalisasi pesar ini, yaitu saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melesat 4,29% menjadi Rp 17.000, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melesat 3,68% menjadi Rp 279.925, dan saham emiten Prajogo Pangestu PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 8,41% menjadi Rp 1.225.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam melanda PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM), PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK), PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), dan PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR).
Baca Juga
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 76,05 poin (1,08%) menjadi 7.139,63. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 185,29 miliar.
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor transportasi 4,14%, sektor material dasar 3,15%, sektor energi 2,27%, sektor keuangan 0,10%, dan sektor teknologi 0,37%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan, properti, dan infrastruktur.
Grafik IHSG

