Bitcoin Melanjutkan Koreksi, Analis Tetap Optimistis Harga akan Bangkit
JAKARTA, investortrust.id - Harga Bitcoin (BTC) masih melanjutkan koreksinya pada perdagangan Rabu (19/6/2024). Namun, sejumlah analis optimistis harga koin kripto papan atas itu akan kembali bangkit.
“Sementara altcoin (alternative coin) menghadapi tekanan jangka panjang yang signifikan, leverage Bitcoin tetap tinggi dan stabil,” ujar analis K33 Reaserch dalam laporan terbarunya, dilansir dari Cointelegraph, Rabu (19/6/2024).
Terlepas dari momentum buruk di seluruh sektor kripto yang dipimpin oleh Bitcoin, para analis masih optimistis terhadap pemulihan Bitcoin dalam beberapa minggu ke depan. Sentimen tersebut tampaknya dipengaruhi oleh pergerakan harga BTC yang ringan saat jenis aset ini berkonsolidasi dalam pola ascending.
Baca Juga
Bos Ripple Sebut Capres AS yang Pro Kripto Bakal dapat Dukungan Finansial yang Signifikan
“Penurunan terbaru telah membuat harga aset kripto pionir mencapai ‘area of interest’ hingga garis naik dari irisan tren tersebut,” kata analis independen, Jelle.
Ia memprediksi harga Bitcoin akan bangkit dan menyentuh US$ 72.000, bahkan tak mungkin bisa ke level US$ 100.000. Setali tiga uang, analis Moustache menjelaskan bahwa harga Bitcoin membentuk pola head and shoulders terbalik dalam jangka waktu harian. Ia memprediksi harga Bitcoin bisa naik dengan target mencapai US$ 87.500.
Baca Juga
Malaysia Luncurkan Ops Token Perangi Penghindaran Pajak Kripto
Sementara, analis dengan nama samaran Yoddha mengatakan bahwa harga aset kripto pionir tersebut menunjukan pengaturan serupa dengan yang terjadi pada siklus 2015-2017. Menurutnya, koreksi harga Bitcoin yang terjadi saat ini merupakan kemunduran yang sehat dan tengah mempersiapkan terobosan besar ke depan.
“Kemunduran serupa terjadi sekitar beberapa saat. Selanjutnya, kita akan melihat kenaikan besar-besaran seperti pada tahun 2017,” ucapnya.

