BEI Buka Suspensi Saham KAYU dan BAIK
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) dan PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU). Pembukaan suspensi dilakukan mulai perdagangan sesi I, Selasa (27/2/2024).
BEI sebelumnya telah menghentikan perdagangan saham KAYU sejak 5 Januari 2024 dipicu atas penurunan harga saham tersebut dalam beberapa pekan terakhir sebelum suspensi. Berdasarkan data harga saham KAYU anjlok dari level Rp 625 pada 18 Desember 2023 menjadi Rp 52 pada penutupan perdagangan 4 Januari 2024.
Baca Juga
Akhirnya, MIND ID Kuasai Saham Vale, Erick Thohir: Momentum Bersejarah
Begitu juga dengan saham BAIK disuspensi kemarin setelah saham ini mencatatkan penurunan dalam terhitung sejak listing perdana pada 15 Februari 2024 hingga penutupan perdagangan 23 Februari 2024. Saham BAIK telah anjlok dari level Rp 278 menjadi Rp 101.
“Perdagangan saham KAYU di pasar regular dan pasar tunia dibuka kembali mulai perdagangan sesi I hari ini. Begitu juga dengan saham BAIK dan BAIK-W dibuka kembali hari ini,” tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEIK Pande Made Kusuma Ari A dalam penjelasan resminya di BEI, Jakarta, kemarin.
Baca Juga
Wall Street Rontok Awal Pekan, Investor Tunggu Rilis Data Inflasi Utama
Sedangkan indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI kemarin ditutup anjlok 11,28 poin (0,15%) menjadi 7.283,82. Pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 846,17 miliar.
Net sell terbanyak melanda saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 195,92 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 118,80 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 64,23 miliar.

