Tebus Rights Issue INCO, MIND ID Gelontorkan Dana Rp 1,46 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menetapkan harga pelaksanaan penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue saham Rp 3.050 per saham. Dengan demikian total dana yang bakal diraup mencapai Rp 1,84 triliun. Sedangkan PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) menggelontorkan dana Rp 1,46 triliun untuk menebus HMETD tersebut.
Perseroan akan menerbitkan sebanyak 603,44 juta saham INCO atau setara dengan 5,73% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Saham tersebut dilepas dengan harga pelaksanaan Rp 3.050 per saham. Sedangkan
Baca Juga
Sah! MIND ID Pegang Mayoritas Saham Vale Indonesia, Harga Rp 3.050 per Lembar
Berdasarkan prospektus, sebanyak 478,92 juta HMETD tersebut akan dieksekuisi PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) dengan total Rp 1,46 triliun. HMETD tersebut berasal dari HMET yang menjadi porsi MIND ID sebanyak 120,68 juta unit. Lainnya berasal dari pengalihan HMETD tiga pemegang saham, yaitu Vale Canada Limited sebanyak 264,26 juta HMETD, Sumitomo Metal Mining Co Ltd mencapai 90,68 juta HMETD, dan Vale Japan Ltd sebanyak 3,28 juta HMETD.
“MIND ID hanya melaksanakan HMETD yang menjadi porsinya serta HMETD yang dialihkan pemegang saham lainnya. Jika masih terdapat sisa saham baru yang ditawarkan tidak diminati investor, maka sisa saham tersebut tidak dikeluarkan dari portepel perseroan,” tulis prospectus tersebut.
Manajemen INCO menyebutkan cum right HMET dilaksanakan pada 14 Juni 2024 dan pendistribusian HMETD digelar pada 21 Juni 2024. Sedangkan periode perdagangan HMET di bursa efek akan berlangsung selama 24-28 Juni 2024.
Usai pelaksanaan rights issue saham ini, struktur pemegang saham perseroan akan berubah. Kepemilikan saham Vale Canada Ltd akan berkurang dari 43,79% menjadi 35,94% dan Sumitomo Metal Mining akan berkurang dari 15,03% menjadei 12,18%. Sebaliknya MIND ID meningkat dari 20% menjadi 31,24% saham INCO.
Baca Juga
Bahlil: Total Investasi Hilirisasi Vale (INCO) Bisa Capai Rp 160 Triliun
Penerbitan saham Vale Indonesia (INCO) ini bagian dari kesepakatan divestasi saham antara MIND ID bersama Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining CO. Ltd (SMM) yang sudah ditandatangani pada Februari tahun ini.
Sebelumnya, RUPST Vale Indonesia (INCO) absen membagikan dividen dari keuntungan periode kerja 2023, meski perseroan telah mencatatkan kenaikan laba bersih tahun lalu.
Chief Financial Officer Vale Indonesia Bernardus Irmanto menyebutkan, manajemen tidak merekomendasikan pembagian dividen pada RUPST karena perusahaan butuh dana ekspansi dalam sejumlah proyek. “Dengan mempertimbangkan belanja modal untuk proyek-proyek yang sedang berjalan dan modal kerja ke depan, pemegang menyetujui tidak ada dividen,” paparnyadi Jakarta, kemarin.

