Pengguna Kartu Visa dan Mastercard Bisa Kembali Beli Kripto di Binance
JAKARTA, investortrust.id - Bursa mata uang kripto terbesar di dunia, Binance kembali membuka pembelian aset kripto melalui kartu Visa dan Mastercard di platform-nya. Usai sebelumnya layanan pembelian dengan kartu ditangguhkan karena regulasi.
Upaya Binance tersebut membawa angin segar bagi banyak investor dan pengguna platform. Hal ini sejalan dengan langkah Mastercard yang mengizinkan pembelian terkait dengan Binance di jaringannya lagi.
“Setelah tinjauan menyeluruh terhadap kontrol dan proses ketat yang diberlakukan oleh Binance,” ungkap pihak Mastercard, dilansir dari Coinmarketcap, Jumat (7/6/2024).
Baca Juga
Robert Kiyosaki Dukung Tiga Jenis Aset Kripto Ini, Apa Saja?
Sebelumnya para pengguna kartu tersebut tidak bisa melakukan pembelian aset kripto di platform Binance, menyusul berakhirnya kemitraan Mastercard dengan Binance di beberapa negara, termasuk Argentina, Brasil, Kolombia, dan Bahrain.
Penyebab lain penangguhan pembelian aset kripto menggunakan kartu juga disebabkan karena Komisi Sekuritas dan Bursa di Amerika Serikat (AS) atau US Securities and Exchange Commission (SEC) mengajukan tuntutan kepada Binance pada Juni 2023. Atas dugaan bursa aset kripto tersebut menyalahgunakan dana nasabah dan melakukan penawaran sekuritas yang tidak terdaftar.
Baca Juga
Binance Adakan Kejuaraan Dunia dengan Total Hadiah Mencapai Rp 68,4 Triliun. Berminat?
Diperbolehkannya kembali pembayaran menggunakan kartu merupakan hal positif bagi Binance yang berupaya memperkuat posisinya sebagai pemimpin di industri aset kripto global. Dengan kemudahan akses membeli aset kripto, diyakini akan memperkuat kepercayaan pengguna terhadap platform tersebut.
Ini menjadi kabar positif bagi bursa dan seluruh industri aset kripto. Menandai dimulainya era stabilitas pertumbuhan baru, khususnya bagi Binance dan para penggunanya. Sekaligus membuka jalan bagi adopsi aset kripto yang lebih luas lagi di seluruh dunia.

