IHSG Bisa Lanjutkan Rebound Terbatas, Cermati Saham ELSA dan SIDO
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (4/6/2024), diprediksi lanjutkan penguatan terbatas. Pergerakan indeks diproyeksikan dalam rentang support 6.893 dan resistance 7.152.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset terbarunya menyebutkan bahwa pola pergerakan IHSG dalam jangka pendek cenderung rebound terbatas dengan peluang menguji resisten. Meski demikian trend bearish masih menyelimuti pergerakan indeks.
Baca Juga
Yield Obligasi Pemerintah AS Anjlok Dipicu Kontraksi Sektor Manufaktur
Pemodal disarankan untuk mewaspadai penurunan, jika indeks turun ke bawah support 6.893. Sedangkan tiga saham yang layak dicermati hari ini adalah saham ELSA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 430-460.
BRI Danareksa Sekuritas juga merekomendasikan beli saham SIDO dengan target harga Rp 750-800. Sebaliknya rekomendasi jual diberikan pada saham GGRM dengan target harga Rp 17.900 dan saham ASSA direkomendasikan jual dengan target menuju Rp 685.
IHSG kemarin ditutup melesat 65,45 poin (0,94%) menjadi 7.036,45. Penguatan indeks tertahan akibat penurunan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Sedangkan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 243,40 miliar.
Baca Juga
Minyak Mentah AS Anjlok Lebih dari 3% setelah Pernyataan OPEC+
Rebound indeks kemarin ditopang penguatan saham bank papan atas, seperti saham BBRI naik 4,38% menjadi Rp 4.530, saham BMRI menguat 3,39% menjadi Rp 6.100, saham BBNI naik 5% menjadi Rp 4.620, dan saham BBCA menguat 0,27% menjadi Rp 9.275.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup bervariasi dengan penguatan melanda Nasdaq sebanyak 0,56% dan S&P500 menguat 0,11%. Sebaliknya Dow Jones anjlok 0,30%.
Grafik IHSG Ytd

