Pasar SBN Diperkirakan Fluktuatif, Cek Penyebabnya
JAKARTA, investortrust.id – Pasar Surat Berharga Negara (SBN) diperkirakan cenderung bergerak fluktuatif hari ini, Kamis (16/11/2023).
Macro Stretegist PT Samuel Sekuritas Indonesia, Lionel Priyadi memperkirakan, yield atau imbal hasil obligasi rupiah pemerintah Indonesia dengan tenor 10 tahun (INDOGB 10Y) akan bergerak dalam rentang level 6,85% - 6,95%.
Sementara pergerakan nilai tukar rupiah diprediksi konsolidasi dalam rentang Rp 15.500 - 15.600 per dolar Amerika Serikat (AS).
Baca Juga
Ditopang Model Baru, Honda Catat Penjualan Ritel 106.637 Unit
Proyeksi yield dan nilai tukar tadi dilatari oleh pergerakan pasar SBN pada perdagangan Rabu kemarin, di mana Yield obligasi pemerintah RI berdenominasi dolar AS (INDON) turun untuk seluruh tenor. terdiri dari: Tenor 10 tahun (10Y) sebesar 16 bps menjadi 5,75%, tenor 5 tahun (5Y) sebesar 15 bps menjadi 5,32%, dan tenor 2 tahun (2Y) sebesar 12 bps menjadi 5,3%.
Sementara, penurunan yield INDOGB hanya terbatas pada tenor 5Y sebesar 17 bps menjadi 6,76% dan 2Y sebesar 3 bps menjadi 6,92%. Sedangkan, yield untuk INDOGB tenor 10Y bertahan di 6,95%.
‘’Menurut bond trader’s notes kami, yield FR0096 sudah turun mencapai 6,79%. Ada dua penjelasan untuk hal ini, yaitu mismatch pencatatan harga atau rigiditas yield INDOGB pada kisaran 6,9% yang mengacu pada suku bunga diskonto SRBI 12 bulan,’’ papar Lionel dalam riset harian yang diterbitkan, Kamis (16/11/2023).
Baca Juga
Berdasarkan asumsi ini, Samuel memperkirakan yield INDOGB 10Y masih akan bertahan di rentang 6,9-7,1%, apalagi terjadi rebound yield 10Y UST (obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun) sebesar 8 bps menjadi 4,53% pada perdagangan, Rabu malam tadi, (15/11/2023).
Penguatan obligasi AS sejalan dengan ekspektasi The Fed yang akan menjaga ketatnya kondisi likuiditas di pasar keuangan Amerika Serikat melalui mekanisme pasar. Dalam artinya peluang menahan suku bunga makin membesar.
Adapun rekomendasi Samuel untuk perdagangan surat utang hari ini yaitu: FR0096, FR0097, FR0098, FR0100, FR0101.

