IHSG Ambrol 1,49%, Tiga Saham Market Cap Terbesar Ini Jatuh
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/5/2024), ditutup ambrol 106,09 poin (1,49%) menjadi 7.034,14. Pergerakan indeks dalam rentang 6.984,98-7.140,77 dengan nilai transaksi Rp 13,4 triliun.
Pemicu utama penurunan IHSG datang dari terjunnya saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) hingga auto reject bawah (ARB) sebanyak Rp 1.000 (9,88%) menjadi Rp 9.125. Penurunan juga diikuti anjloknya saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 750,( 5,68%) menjadi Rp 12.450 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terkapar Rp 150 (1,64%) menjadi Rp 9.000. Sebagaimana diketahui tiga saham itu masuk top 3 emiten dengan market cap terbesar di bursa.
Baca Juga
Malaysia Jorjoran Gelontorkan Insentif untuk Pembangunan Data Center, Ini Kata Bos NeutraDC
Pelemahan juga dipengaruhi pelemahan hampir seluruh sektor saham, kecuali saham kesehatan naik 0,25%. Penurunan terparah, yaitu saham sektor material dasar 2,10%, sektor infrastruktur 1,86%, sektor teknologi 1,52%, sektor transportasi 1,26%, dan sektor keuangan 0,74%.
Walau IHSG dihajar, tiga saham ini berhasil torehkan penguatan mengesankan, seperti saham PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) naik Rp 75 (11,81%) menjadi Rp 710, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) naik Rp 85 (10,06%) menjadi Rp 930, dan PT Indointernet Tbk (EDGE) menguat Rp 380 (10,05%) menjadi Rp 4.160.
Baca Juga
Kemarin, indeks ditutup anjlok hingga 113,4 poin (1,56%) menjadi 7.140,23. Pergerakannya berada dalam rentang 7.127,21-7.282 dengan nilai transaksi Rp 11,88 triliun. Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham hingga Rp 1,6 triliun.
Sedangkan bursa saham Wall Street semalam ditutup kembali anjlok dengan penurunan paling dalam melanda Dow Jones 1,06%. Penurunan juga melanda indeks S&P500 0,74% dan indeks Nasdaq melemah 0,58%.
Grafik IHSG

