Bumi Terdiri Atas 70% Air, Elon Musk Yakin Krisis Air Bisa Diatasi
NUSA DUA, investortrust.id – Pemilik Tesla dan SpaceX, Elon Musk, menyebutkan krisis air yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini bisa diatasi. Hal tersebut disampaikan saat menjadi pembicara dalam World Water Forum Ke-10 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, Senin (20/5/2024).
Berdasarkan laporan dari UN Water 2024, sebanyak 2,2 miliar orang hidup tanpa akses air minum yang dikelola secara bersih dan 3,5 miliar orang kekurangan akses terhadap sanitasi. Namun, Elon Musk meyakini bahwa persoalan itu bisa ditangani.
“(Bumi) kita terdiri dari 70% air dan 30% daratan. Jadi artinya potensi untuk menyelesaikan masalah air sangat baik, karena terdapat begitu banyak air,” kata Elon Musk, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (20/5/2024).
Baca Juga
Jokowi Sambut Tamu Undangan Jamuan Makan Malam World Water Forum
Elon Musk mengungkapkan bahwa di Amerika Serikat sudah banyak dilakukan pembahasan untuk menanggulangi krisis air ini. Namun, tak sedikit dari mereka yang pesimis bahwa perseroan ini dapat diselesaikan.
"Jadi ketika saya berbicara dengan orang-orang yang sangat pintar di Amerika Serikat, mereka sering berfikir bahwa krisis air tidak dapat diselesaikan, namun pada kenyataannya, krisis ini dapat diselesaikan,” ujar dia.
Menurut Elon Musk salah satu solusi untuk menyelesaikan krisis ketersediaan air global adalah dengan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Baca Juga
Indonesia Dorong Resiliensi Global Berkelanjutan Atasi Persoalan Air di World Water Forum ke-10
Meskipun masih memerlukan riset yang mendalam, Elon Musk menjelaskan, PLTS berpotensi sebagai penyumbang energi baru terbarukan (EBT) yang lebih murah serta efektif untuk proses desalinasi air laut guna menyediakan air bersih.
“Kami terus melakukan terobosan dalam efisiensi desalinasi, dan saya rasa kami sudah melakukannya. Kita mempunyai masa depan air yang baik, dan saya pikir masa depan energi berkelanjutan yang baik juga ada di depan kita," papar Elon Musk.

