Harga Meroket Seiring Kabar Akuisisi, Suspensi Saham LABA Dibuka Besok
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali (unsuspend) perdagangan Saham dan Waran Seri I PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA & LABA-W), mulai Sesi I pasar saham, Senin (13/5/2024).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A mengatakan, unsuspend saham dan waran distributor produk baja dan turunannya tersebut berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
“Menunjuk Pengumuman Bursa Peng-SPT-00045/BEI.WAS/05-2024 tanggal 7 Mei 2024, perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham & Waran Seri I PT Ladangbaja Murni Tbk. (LABA & LABA-W), maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham dan waran PT Ladangbaja Murni Tbk di seluruh Pasar dibuka kembali,” urai Aji dan Pande dalam pengumuman yang dikutip, Minggu (12/5/2024).
Baca Juga
Alfa Energi (FIRE) Berbalik Untung Rp 15,80 Miliar, Ternyata Harga Sahamnya Baru Segini
Adapun suspensi saham EURO dilakukan BEI sejak perdagangan saham tanggal 8 Mei 2024, karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham tersebut.
Sebagai catatan, selama lima hari perdagangan sebelum suspense, saham LABA mengalami penguatan sebesar 153,70% dari level Rp 54 per saham pada tanggal 2 Mei 2024 ke level Rp 137 per saham pada tanggal 7 Mei 2024.
Penguatan harga saham LABA seiring dengan kabar transaksi jual-beli saham milik pemegang saham pengendali dan utama perseroan.
Baca Juga
Kemenhub Duga Rem Blong Jadi Penyebab Kecelakaan Maut di Ciater Subang
Dalam keterbukaan informasi yang dilansir pada Rabu, (8/5), Manajemen LABA menyampaikan, PT Adyatama Global Investama (AGI) dan PT Alfa Omega Investindo (AOI) selaku pemegang saham pengendali dan utama Perseroan telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat dengan PT NEV Stored Energy (NSE) dan PT Longping Investasi Indonesia (LII) sebagai pembeli.
Berdasarkan Perjanjian jual beli saham bersyarat tersebut, AGI dan AOI menjual sebanyak 800 juta lembar saham yang mewakili sekitar 79,1% kepemilikan langsung kepada NSE dan LII.
Masing-masing pembeli yaitu, NSE akan memiliki saham sebesar 560 juta lembar saham dan LII akan memiliki saham sebesar 240 juta lembar saham.
Pergerakan Harga Saham LABA:

