BRI Danareksa Sekuritas Revisi Target IHSG 2024, Tapi 8 Saham Ini Tetap Pilihan Teratas
JAKARTA, investortrust.id – BRI Danareksa Sekuritas memangkas target pertumbuhan laba per saham emiten tahun 2024 menjadi 3%, dibandingkan perkiraan sebelumnya mencapai 5%. Imbasnya target indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini dipangkas dari semula 7.830 menjadi 7.670.
Meski target pertumbuhan EPS emiten dipangkas hingga merevisi turun peningkatan IHSG, BRI Danareksa Sekuritas menilai masih ada beberapa saham yang layak untuk dicermati, khususnya saham kapitalisasi pasar besar dengan pertumbuhan ROE yang solid.
Baca Juga
Sinarmas Sekuritas Sebut BSI (BRIS) Tumbuh Tangguh, Berikut Target Harganya
Analis BRI Danareksa Sekuritas Wilastita Muthia Sofi dan Erindra Krisnawan dalam riset terbarunya menyebutkan bahwa meski outlook pertumbuhan EPS emiten tahun ini lebih rendah, peluang penurunan lebih lanjut dalam beberapa kuartal mendatang sudah terbatas.
“Setelah melihat rata-rata pertumbuhan EPS emiten yang lemah pada kuartal I-2024, kami memilih merevisi turun target pertumbuhan EPS emiten tahun ini dari 5% menjadi 3%. Kami juga memberikan catatan outlook pertumbuhan masih dipenuhi ketidakpastian sampai akhir tahun,” terangnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.
Grafik IHSG
Bahkan, BRI Danareksa Sekuritas menilai pelemahan lebih lanjut bisa terjadi, apabila nilai tukar rupiah lanjutkan pelemahan hingga memakasa BI rate kembali dinaikkan.
Terkait posisi IHSG saat ini, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, diperdagangan dengan PBV sekitar 1,8 kali atau terdiskon sekitar 22% dari rata-rata 10 tahun terakhir mencapai 2,3%.
Baca Juga
Mengapa Saham Telkom (TLKM) Lanjutkan Pelemahan? Begini Penjelasan dan Target Harga
“Kami menilai diskon besar IHSG saat ini tidak beralasan, mengingat ROE emiten BEI masih baik berada dalam angka 9,5%. Penurunan indeks mungkin dipengaruhi persepsi investor yang menggambarkan ROE emiten cenderung turun lebih lanjut,” terangnya.
BRI Danareksa Sekuritas juga menyebutkan bahwa ROE emiten bank tetap Tangguh tahun ini atau tidak akan terjadi seperti penurunan tajam pada periode 2014-2015. “Kami melihat bahwa kualitas aset perbankan yang kuat, permodalan mumpuni, dan neraca keuangan yang sehat bakal membuat ROE sektor bank tetap tangguh tahun ini,” terangnya.
Baca Juga
Rencana Insentif Operator Seluler, Begini Harapan Smartfren (FREN)
Sedangkan beberapa saham yang layak dicermati dengan scenario pergerakan indeks demikian adalah BBCA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 11.300, TLKM direkomendasikan beli dengan target harga Rp 4.400, dan BMRI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 7.400.
BRI Danareksa Sekuritas juga merekomendasikan beli saham HEAL dengan target harga Rp 1.800, saham CPIN dengan target harga Rp 5.900, ISAT dengan target harga Rp 13.300. Saham ANTM dan UNTR juga direkomendasikan beli.
Saham Pilihan BRI Danareksa Sekuritas

