Tokocrypto Optimistis Mampu Genjot Nilai Transaksi hingga Rp 194 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Tokocrypto optimistis mampu menggenjot nilai transaksi perdagangan kripto hingga US$ 12 miliar atau sekitar Rp 194 triliun dan menggandakan jumlah pengguna menjadi 6 juta pada 2024.
Peningkatan nilai transaksi dan jumlah pengguna Tokocrypto akan didorong tren pasar yang menguat (bullish) dan lonjakan jumlah transaksi sebesar 161% menjadi US$2,5 miliar atau setara Rp 40,47 triliun (kurs Rp 16.188 per dolar AS) pada kuartal I-2024.
Baca Juga
Bursa Kripto (CFX): Seluruh Pedagang Aset Kripto Bisa Jadi Anggota Bursa
“Melihat kondisi market secara keselurahan saat ini, performance transaksi kuartal I-2024 sudah mendekati US$ 3 miliar atau hampir 75% jumlah transaksi tahun lalu,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Tokocrypto, Yudhono Rawis kepada investortrust.id di Jakarta, Kamis (2/5/2024).
Menurut Yudhono, jumlah pengguna Tokocrypto saat ini mencapai 4 juta lebih, dibanding 3 juta pengguna pada awal 2023.
“Performa luar biasa pada awal 2024 didukung oleh berbagai perkembangan positif dalam dunia kripto, termasuk optimisme terhadap ETF Bitcoin spot dan halving,” tutur dia.
Baca Juga
Bappepti Catat 35 Calon Pedagang Fisik Aset Kripto dan Terbitkan Izin 545 Koin
Yudhono mengungkapkan, strategi yang ditempuh Tokocrypto untuk mencapai target tersebut antara lain memperluas jangkauan pengguna di berbagai kota di Indonesia melalui kegiatan edukasi dan literasi di kampus-kampus dan menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan, startup, grup media, dan lembaga jasa keuangan.
“Kami yakin berbagai langkah tersebut bisa menciptakan sustainability business,” tegas dia.

