Tumbuh 13%, Bank OCBC (NISP) Raup Laba Bersih Rp 1,17 Triliun di Kuartal I-2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank OCBC NISP Tbk atau OCBC (NISP) merilis kinerja keuangan untuk periode tiga bulan pertama tahun 2024, di Jakarta, Selasa (30/4/2024).
Pada kuartal I-2024, OCBC mencatatkan kinerja yang positif dengan kenaikan laba bersih sebesar 13% menjadi Rp 1,17 triliun, dibandingkan Rp 1,03 triliun pada periode yang sama di tahun sebelumnya.
"Di kuartal pertama ini, kami juga mencatatkan total aset yang meningkat 5% YoY menjadi Rp 252,4 triliun," ujar Presiden Direktur OCBC, Parwati Surjaudaja dalam keterangan resminya, Selasa (30/4/2024).
Baca Juga
Parwati menyebut, laba sebelum pajak OCBC meningkat 13% year on year (yoy) menjadi Rp 1,48 triliun, dengan return on equity (ROE) meningkat menjadi 13%. Selain itu, kondisi likuiditas bank juga tercatat sehat dengan liquidity coverage ratio (LCR) sebesar 228,3%, di atas ketentuan regulator.
Adapun kata Parwati, kinerja positif OCBC di kuartal pertama 2024 didukung oleh peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar 6% yoy dan penurunan beban cadangan kerugian penurunan nilai sebesar 96%, yoy seiring dengan membaiknya kualitas aset akibat pulihnya aktivitas ekonomi.
Baca Juga
Bank OCBC NISP (NISP) Rombak Susunan Pengurus, Ini Daftar Lengkapnya
"Kami senantiasa optimistis dan mendorong pertumbuhan serta layanan yang komprehensif di setiap segmen bisnis, dengan tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian," tambah Parwati.
Di sisi lain, total penyaluran kredit di OCBC meningkat sebesar 11% yoy pada kuartal I-2024, terutama didorong oleh pertumbuhan pada kredit perbankan ritel sebesar 13% dan kredit perbankan bisnis sebesar 10%.
Penyaluran KPR mencatat kenaikan sebesar 16% yoy, termasuk didukung oleh KPR Easy Start & KPR Kendali, produk unggulan OCBC dalam kredit pemilikan rumah.
Sejalan dengan komitmen OCBC untuk tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit, NPL gross berada pada level 1,8%, sementara NPL net berada di level 0,6%, di mana keduanya mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Selanjutnya, DPK OCBC tumbuh sebesar 7% yoy pada posisi akhir Maret 2024 dengan komposisi CASA sebesar 56,6%dibandingkan total DPK. Jumlah transaksi OCBC melalui e-channel berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 58% YoY.
Selain itu, jumlah pengguna aktif individu internet banking dan OCBC Mobile meningkat sebesar 28% yoy. Untuk nasabah korporasi, terdapat peningkatan jumlah pengguna sebesar 22% yoy dan peningkatanjumlah transaksi di OCBC Business sebesar 32% yoy.
Dukung Literasi & Inklusi Keuangan
OCBC berkomitmen untuk terus mendorong kesehatan finansial di kalangan individu maupun bisnis. Sebagai bagian dari komitmen ini, OCBC secara konsisten meningkatkan kapabilitas platform edukasinya, www.Ruangmenyala.com, dengan menyediakan berbagai fitur baru.
Salah satunya fitur di mana anggota Ruang Menyala maupun nasabah dapat langsung menjadwalkan sesi konsultasi keuangan dengan Certifid Financial Planner secara gratis di website tersebut agar dapat #FinanciallyFit.
Awal tahun ini, khusus untuk UMKM, OCBC telah meluncurkan sebuah creative hub lembaga keuanganpertama di Indonesia bernama Ruang Kreasi by OCPC. Creative hub ini hadir untuk mendukung dan memfasilitasi kreativitas dan kegiatan pemasaran UMKM.
Selain itu, sebagai bagian dari program CSR, OCBC juga bekerja sama dengan XL Axiata melalui fitur baru di program Sisternet bernama Finansister untuk memberikan fasilitas pinjaman usaha dan literasi keuangan digital bagi UMKM perempuan.

