Didominasi Saham Bank, Investor Asing Net Sell Rp 658 Miliar
JAKARTA, Investortrust.id – Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 658,63 miliar di seluruh pasar, seiring dengan anjloknya indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (26/9/2023), sebanyak 74,58 poin (1,07%) menjadi 6.923,80.
Net sell terbanyak melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 458,37 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 187,76 miliar, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp 153,27 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 99,25 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 71,06 miliar.
Baca Juga
Bursa Karbon Indonesia Resmi Beroperasi, Tapi Harga Empat Saham Ini Justru Anjlok
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 304,69 miliar, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp 60,26 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 31,49 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 27,03 miliar, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 17,45 miliar.
Terkait pelemahan IHSG hari ini dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor material dasar 2,83%, sektor energi 2,79%, sektor infrastruktur 1,32%, sektor property 1,29%, dan sektor keuangan 0,94%.
Baca Juga
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor consumer non primer 0,60% dan sektor teknologi 0,32%. Pelemahan indeks disebut akibat berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah hingga mencapai Rp 15.445 per dolar AS.
Meski IHSG anjlok, kedua saham berikut torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Mera Media Sejahtera Tbk (DOOH) naik Rp 25 (34,25%) menjadi Rp 98 dan PT Golden Flower Tbk (POLU) menguat Rp 165 (25%) menjadi Rp 825.

