Beban Pokok Melonjak, Merdeka Battery (MBMA) Berbalik Merugi
JAKARTA, Investortrust.id – PT Merdeka Battery Materials (MBMA IJ) berbalik menjadi rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi US$ 19,65 juta pada semester I-2023, dibandingkan peridoe sama tahun lalu dengan laba bersih US$ 33,42 juta.
Sedangkan pendapatan perseroan melesat dari US$ 128,99 juta menjadi US$ 350,97 juta. Namun laba kotor turun dari US$ 21,86 juta menjadi US$ 18,41 juta.
Baca Juga
Berdasarkan laporan kinerja keuangan Mardek Battery (MBMA) yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), penurunan laba kotor di tengah lompatan pendapatan dipicu atas kenaikan signifikan beban pokok pendapatan dari US$ 107,13 juta menjadi US$ 332,55 juta.
Manajemen dalam pengumuman resminya menjelaskan perseroan bersiap menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perdana. Dua agenda penting berikut akan diputuskan dalam pertemuan akbar pada 20 Oktober tahun ini.
Manajemen perseroan dalam pengumuman resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (28/9/2023), mengumumkan duamata acara yang akan diputuskan adalah persetujuan atas perubahan susunan anggota dewan komisaris perseroan.
Baca Juga
Potensi Naik Berlanjut, Sekuritas Ini Beri Target Harga Merdeka Battery (MBMA) Segini
Sebagaimana diketahui Hasan Fawzi mengundurkan diri dari jabatannya selaku komisaris independen perseroan. Hasan Fawzi mengundurkan diri setelah dilantik menjadi komisioner Otoritas Jasa Keuangan pada Agustus lalu.
MBMA juga akan meminta persetujuan atas perubahan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham perseroan. “Dengan ini, direksi perseroan mengundang para pemegang saham perseroan untuk menghadiri RUPSLB perseroan yang diselenggarakan Jumat, 20 Oktober 2023,” tulis pengumuman tersebut.

