Saham CLAY Disuspensi Seiring Lonjakan Harga hingga 158%
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan atau suspensi saham PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY).
Mengutip Pengumuman BEI yang ditandatangani oleh Yulianto Aji Sadono dan Pande Made Kusuma Ari A, masing-masing selaku Kepala Divisi Pengawasan Transaksi dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI disebutkan, suspensi berlaku mulai Sesi I perdagangan saham, 5 Maret 2024.
“Suspensi dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY),” ujar Aji dan Pande dalam Pengumuman BEI yang dikutip pagi ini.
Baca Juga
Laba Bukit Asam (PTBA) Turun 51,42% Jadi Rp 6,10 Triliun, Ini Penyebabnya
Lebih lanjut dikatakan suspensi dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor.
Penghentian sementara perdagangan saham PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham (CLAY).
Baca Juga
“Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” pungkasnya.
Sebagai catatan, saham CLAY tercatat bertengger pada level Rp 292 per saham pada penutupan perdagangan saham, Senin (4/3/2024) kemarin. Saham yang bergerak di bisnis properti dan perhotelan ini mengalami penguatan sebesar 158,41% selama sebulan terakhir dari Rp 113 per saham pada 5 Februari 2024.

