Trimegah Optimistis Reksa Dana Saham Akan Bertumbuh di Era Penurunan Suku Bunga
JAKARTA, Investortrust.id - PT Trimegah Asset Management (Trimegah) optimistis kinerja reksa dana saham akan mengalami upside (berpotensi meningkat) di era penurunan suku bunga. Direktur Utama Trimegah, Antony Dirga menyatakan, reksa dana pendapatan tetap yang berbasis obligasi diperkirakan mengalami upside yang tidak terlalu banyak alias lagging.
Baca Juga
Trimegah Sebut Zilenial Lebih Bergairah dalam Berinvestasi, Bagaimana Baby Boomers dan Gen X?
“Menurut kami (reksa dana) pendapatan tetap terutama obligasi itu sekarang sekitar 6,5-6,6%. Upside-nya menurut kami tidak terlalu banyak, karena di satu sisi suku bunga akan diturunkan, Indonesia ini sekarang yield curve-nya sedang flat kalau suku bunga diturunkan bukan berarti akan parallel curve move down (bergerak secara paralel turun ke bawah), jadi agak lagging. Jadi kalau untuk obligasi, kami cenderung obligasi jangka pendek sekarang, sekitar 3-5 tahun,” jelas Antony dalam FGD “Berpacu Menuju AUM Rp 1.000 Triliun: Tantangan dan Strategi Industri Reksa Dana”di kantor Investortrust, Jakarta, Jumat (8/3/2024).
Direktur Utama PT Trimegah Asset Management (Trimegah AM) Antony Dirga (kiri) memberikan tanggapan pada acara Focus Group Discussion bertema "Berpacu Menuju AUM Rp 1.000 Triliun" di kantor redaksi Investortrust, The Convergence Indonesia, Jakarta, Jumat (08/03/2024). Foto: Investortrust/Dicki Antariksa.
Antony turut menyampaikan, reksa dana saham akan tetap bertumbuh di tahun 2024, namun masih belum mampu untuk menyalip reksa dana pendapatan tetap yang masih naik secara signifikan.
“Kalau soal komposisi, itu agak sulit untuk mengharapkan pergantian komposisi yang drastis. Misal (reksa dana) saham menyalip (reksa dana) pendapatan tetap, itu jumlahnya sekitar Rp40-an triliun. Kayaknya sulit terjadi dalam waktu satu tahun ya. Saya rasa kalau ada pertumbuhan masih bisa, namun kalau tiba-tiba drastis (menyalip) seperti itu akan sulit,” tandasnya. (CR-3)

