Seluruh Segmen Bertumbuh, Laba Antam (ANTM) Melesat Jadi Rp 1,89 T
JAKARTA, Investortrust.id – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berhasil mencetak kenaikan laba periode berjalan sebanyak 24% menjadi Rp 1,89 triliun pada semester I-2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1,53 triliun. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kinerja produksi dan penjualan yang lanjutkan pertumbuhan.
Antam melalui publikasi laporan keuangan menyebutkan kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan pertumbuhan penjualan sebanyak 15,3% dari Rp 18,77 triliun menjadi Rp 21,66 triliun.
Baca Juga
Pekan Depan, BEI Kembali Normalkan ARB dan ARA Simetris Saham
Beban pokok penjualan perseroan juga naik dari Rp 14,74 triliun menjadi Rp 17,42 triliun. Alhasil, laba kotor bertumbuh menjadi Rp 4,24 triliun, dibandingkan semester I-2022 sebanyak Rp 4,02 triliun.
Manajemen perseroan menyebutkan penjualan emas menjadi penyumbang terbesar dengan proporsi 62% terhadap total pendapatan Antam. Produk ini berkontribusi Rp 13,30 triliun atau naik 8% dari capaian pada semester I-2022 sebesar Rp 12,28 triliun.
Baca Juga
Antam membukukan volume produksi emas dari tambang perusahaan sebesar 594 kg (19.098 troy oz), capaian tersebut sejalan dengan pemenuhan rencana produksi emas tahun 2023 hingga 1.167 kg (37.519 troy oz).
Sedangkan penjualan emas mencapai 13.508 kg (434.292 troy oz). Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan dari semester I-2022 sebanyak 13.469 kg (433.038 troy oz.).
Baca Juga
Penyumbang terbesar kedua mencapai 34% terhadap pendapatan datang dari penjualan segmen nikel (produk feronikel dan bijih nikel). Nilai penjualan komoditas ini naik 36% dari Rp 5,45 triliun menjadi Rp 7,43 triliun.
Perseroan juga mendapatkan kontribusi penjualan segmen bauksit dan alumina dengan proporsi 4% terhadap total penjualan. Nilai penjualannya mencapai Rp 770,73 miliar.

