Cetak Net Buy Saham, Investor Asing Borong Lima Saham Ini
JAKARTA, Investortrust.id – Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 148,78 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/10/2023), turun 20,57 poin (0,30%) menjadi 6.940,89.
Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 162,60 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 158,96 miliar, PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 121,24 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 97,58 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 36,56 miliar.
Baca Juga
IFC Masuk, Saham GOTO Malah Anjlok ke Level Terendah Baru di 2023
Sebaliknya kelima saham berikut catatkan penjualan bersih (net sell) terbanyak, yaitu saham PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 88,84 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 66,05 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 55,23 miliar, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 32,03 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 31,09 miliar.
Pelemahan indeks dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi melemah 1,91%, sektor industry turun 1,34%, dan sektor teknologi mencapai 0,73%.
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor property 0,88%, sektor konsumer primer 0,19%, dan sektor kesehatan menguat 0,13%.
Baca Juga
IHSG Ditutup Berbalik Anjlok, Saham INET dan MPRO Terbang hingga ARA
Meski IHSG terjerembab, kedua saham ini berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA) PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menguat Rp 54 (25%) menjadi Rp 220 dan PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) naik Rp 570 (24,68%) menjadi Rp 2.880.
Penguatan juga melanda saham saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) naik Rp 19 (27,54%) menjadi Rp 88, PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk (TOOL) naik Rp 15 (25,86%) menjadi Rp 73, dan PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) menguat Rp 14 (20,90%) menjadi Rp 81.

