Realisasi Investasi Rp 1.053,1 Triliun Serap 1,37 Juta Pekerja
JAKARTA, Investortrust.id – Realisasi investasi di Indonesia yang menembus Rp 1.053,1 triliun pada Januari-September 2023 telah menyerap hampir 1,37 juta pekerja. Investasi itu melonjak 18% secara year on year (yoy), atau dibanding Januari-September 2022.
“Realisasi investasi triwulan III-2023 yang senilai Rp 374,4 triliun juga berhasil tumbuh 21,06% yoy atau 7,0% quartel to quartel. Triwulan lalu, TKI (tenaga kerja Indonesia) yang bisa diserap 516.476. Ini adalah tenaga kerja langsung yang di-cover atas dasar investasi,” kata Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers realisasi investasi triwulan III-2023, di Jakarta, Jumat 20 Oktober 2023.
Baca Juga
Penyerapan TKI pada triwulan III-2023 meningkat dibanding triwulan II-2023 sebesar 464.289 orang. Angka tersebut juga melonjak tajam dibanding triwulan III-2022 yang menyerap 325.575 TKI.
Bahlil menambahkan, angka tersebut 100% merupakan tenaga kerja lokal. “Ini tenaga kerja lokal, yang jelas asing tidak kami hitung. Ini tahun politik, hati-hati kita statement. Ini bisa berdampak sistemik, masif, dan terstruktur,” kelakar Bahlil.
Investasi Asing Dominan
Sementara itu, investor asing mendominasi realisasi investasi di Indonesia yang menembus Rp 1.053,1 triliun hingga September tahun ini. Nilai investasi yang dicatat Kementerian Investasi/BKPM tersebut tidak termasuk yang di sektor hulu migas dan jasa keuangan.
“Total PMA (Penanaman Modal Asing) nilainya setara Rp 559,6 triliun, atau 53,1% dari realisasi investasi di Indonesia pada Januari-September 2023. Sedangkan untuk PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) sebanyak Rp 493,5 triliun atau 46,9%,” kata Menteri Bahlil.
Baca Juga
Erick Sebut Pemerintah Sedang Kaji Ulang Kebijakan Investasi
Singapura menjadi juara 1 dalam realisasi investasi asing di Indonesia hingga kuartai III-2023. Investasinya menembus US$ 12,1 miliar.
Berikutnya yang masuk 5 terbesar negara asal investor asing yang menanamkan modal di Indonesia adalah Republik Rakyat Tiongkok, Hongkong (RRT), Jepang, dan Amerika Serikat. Masing-masing investasinya senilai US$ 5,6 miliar, US$ 5,2 miliar, US$ 3,3 miliar, dan US$ 2,4 miliar.
“Untuk triwulan III-2023, dari realisasi investasi Rp 374,4 triliun, investasi asing juga dominan. Dari angka itu, PMA mencapai Rp 196,2 triliun (52,4%), sedangkan PMDN sebesar Rp 178,2 triliun (47,6%),” kata Bahlil. (CR-1).

