Gandeng JSF Jepang, PEI Garap Potensi Tebal Bisnis Transaksi Marjin Pasar Saham
JAKARTA, investortrust.id – PT Pendanaan Efek Indonesia (PEI) menjalin kolaborasi dengan Japan Securities Finance Co. Ltd (JSF), salah satu perusahaan securities finance pertama dunia.
Kolaborasi dijalin dalam bentuk penyelenggaraan sesi pengenalan bisnis pendanaan transaksi efek di pasar modal Jepang. Acara ini melibatkan seluruh Anggota Bursa, yang berlangsung di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia, Selasa, (5/12/2023).
Dalam kesempatan itu Senior Manager of Margin Loan Department JSF, Kazutaka Tajima dan Direktur PT Pendanaan Efek Indonesia, Suryadi menyampaikan paparan tentang produk pendanaan transaksi marjin di Jepang.
Baca Juga
Valuasi Dinilai Murah, Saham ASII Bakal 'Rally' Menuju Rp 7.100
Sementara Suryadi mengatakan terdapat potensi pengembangan pendanaan transaksi efek di Indonesia, khususnya jika dibandingkan dengan mekanisme penyediaan efek terkait transaksi short selling di Indonesia.
Potensi tersebut sejalan dengan semangat revitalisasi transaksi marjin dan short selling yang sedang diinisiasi oleh SRO dan OJK saat ini.
Tajima mengatakan mekanisme penyediaan efek dengan skema premium charge telah berjalan di Jepang dan merupakan salah satu solusi efektif bagi pasar modal Indonesia.
Baca Juga
BEI Buka Kembali Perdagangan Saham BLTZ, Pantau Pergerakannya
PEI berharap, kolaborasi dan sinergi antara Indonesia dan Jepang khususnya di bidang pendanaan transaksi efek, dapat membawa dampak positif pada perkembangan bisnis Anggota Bursa.
“JSF yang merupakan pemegang saham 10% dari PT Pendanaan Efek Indonesia, berkomitmen untuk secara konsisten melaksanakan transfer knowledge dan dukungan teknis ataupun nonteknis kepada PEI,” ulas Tajima.

