3 Kripto Ini Jadi Penerima Transfer Shiba Inu Tertinggi, Nilainya 27,7 Tiliun Token SHIB
JAKARTA, Investortrust.id - Pasar kripto tengah mengalami volatilitas yang signifikan dalam 30 hari terakhir. Harganya pun mencapai titik tertingi pada pekan kedua di Januari ini, serta diikuti penurunan yang cepat setelah adanya persetujuan spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat.
Mengutip dari laman The Crypto Basic, tercatat sejumlah investor melakukan transaksi pada salah satu aset kripto yang populer di pasar saham, yakni Shiba Inu (SHIB). Hal tersebut ditandai dengan adanya sejumlah uang yang besar keluar dan masuk bursa.
Data dari Arkham Intelligence, menunjukan bahwa alamat SHIB teratas digunakan oleh Binance dan Coinbase yang mana jika digabungkan jumlahnya mencapai 14,76 triliun token SHIB atau setara dengan US$ 142 juta.
Diketahui, Binance menduduki posisi puncak setelah menerima sebanyak 8,8 triliun token SHIB atau sekitar US$ 85,78 juta. Sementara Coinbase mengelola sebanyak 5,9 triliun token SHIB atau setara US$ 57,26 juta selama 30 hari terakhir ini.
Baca Juga
Selain kedua aset kripto tersebut, data juga menunjukan kalau alamat yang menerima aliran masuk token SHIB ketiga adalah Bitvavo. Berdasarkan data, aset kripto yang berbasis di Eropa ini menerika 4,3 triliun token Shiba Inu atau senilai US$ 39 juta.
Maka demikian, secara total tiga entitas teratas tersebut jika digabungkan telah menerima sebanyak 27,7 triliun token SHIB di seluruh alamat utama ketiga aset kripto itu selama 30 hari.
Kendati demikian, meski Binance menerima kucuran sebanyak 8,8 triliun token Shiba Inu, namun aset kripto ini juga mengalami arus keluar sebesar 9,47 triliun token SHIB atau sekitar US$ 91,5. Oleh karena itu, investor telah menarik SHIB senilai US$ 6 juta dari Binance.
Baca Juga
Bitcoin Turun di Bawah US$ 40.000, Penurunan Bakal Berlanjut?

