Kembalinya Dogecoin dan Shiba Inu, Si Animal Spirit Kripto
JAKARTA, Investortrust.id - Dogecoin dan Shiba Inu memimpin perjalanan baru kembalinya aset digital kripto dalam radar para investor. Dua mata uang kripto ini terdongkrak di tengah harapan bahwa pemerintah Amerika Serikat (AS) menyetujui Bitcoin di bursa spot Exchange Traded Fund (ETF).
Selain regulasi, investor mulai kembali melirik kripto ini dengan ekspektasi suku bunga yang ditetapkan The Fed akan turun secara signifikan pada 2024. Kondisi ini akan mendukung harga Bitcoin dan para alt coin lainnya.
Barrons.com pada Rabu (6/12/2023) waktu setempat menyebut, imbas dari optimisme investor kripto, Dogecoin dan Shiba Inu, serta token yang lebih kecil (altcoin) mulai kembali mendapat perhatian.
Baca Juga
Cardano dan Dogecoin Pimpin Kenaikan Harga, Bitcoin Dekati US$38.000
Sejatinya Dogecoin dan Shiba Inu diluncurkan sebagai referensi lelucon internet atau meme. Dua kripto ini bukan bagian dari proyek blockchain yang serius.
Dogecoin adalah referensi ke lelucon internet yang melibatkan anjing Shiba Inu yang disebut “doge”. Sementara itu, token Shiba Inu merupakan bentuk lebih lanjut dari meme tersebut.
Dogecoin berbasis kode sumber Litecoin dan teknologi blockchain Proof of Work (PoW). Adapun Shiba Inu merupakan token ERC-20 yang berjalan di atas blockchain Ethereum, yang memakai mekanisme PoW dan mendukung smart contract.
Pertumbuhan nilai Dogecoin dan Shiba Inu mengungguli Bitcoin selama beberapa pekan terakhir. Sejak 21 November 2023, Bitcoin mengalami kenaikan sebesar 22%. Pada periode yang sama, harga Dogecoin naik 40% dan Shiba Inu naik 34%.
Baca Juga
Ethereum dan Tiga Altcoin Berbasis ETH Diprediksi Tembus Batas Resisten
Selama 24 jam terakhir, Dogecoin dan Shiba Inu pernah mengalami kenaikan yang lebih besar ketimbang Bitcoin. Dogecoin dan Shiba masing-masing mengalami kenaikan sebesar 14% mengalahkan Bitcoin yang merangkak naik 5%.
Sentiment bullish menyebar ke altcoin, terutama koin dengan nama-nama meme. Tren optimis ini mendorong kinerja perusahaan Coinbase global, yang mengandalkan perdagangan altcoin lebih banyak pada platform perdagangannya.
Penulis kripto di Barrons, Jack Denton menyebut kenaikan koin meme merupakan tanda positif bagi mata uang kripto secara luas. Jika melemah, kondisi ini bisa menjadi sinyal untuk aksi jual. Ketika pasar kripto sudah menggelembung dengan keuntungan yang lebih besar pada koin-koin kecil, ini menjadi tanda bahwa koreksi akan terjadi. (CR-7)

