Saham GOTO Melesat 26,78% dalam Empat Hari, Simak Target Harga Berikut
JAKARTA, investortrust.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali rebound tinggi pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/11/2023). Bahkan, persentase penguatan ini merupakan yang tertinggi bagi saham GOTO sepanjang 2023 berjalan.
Berdasarkan data BEI, saham GOTO ditutup naik Rp 9 (14,52%) menjadi Rp 71. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 63-72. Bahkan, saham GOTO menduduki peringkat teratas top volume transaksi saham di BEI.
Baca Juga
Sedangkan dalam empat hari transaksi terakhir ini, saham GOTO telah melesat sebanyak 26,78% dari level Rp 56 menjadi Rp 71. Harga tersebut merupakan level tertinggi saham ini terhitung sejak 13 Oktober 2023.
Penguatan harga saham GOTO juga mengalahkan saham teknologi lainnya. Di antaranya saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) hanya naik Rp 4 (2,02%) menjadi Rp 202 dan PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) menguat Rp 2 (0,44%) menjadi Rp 454.
Penguatan saham GOTO juga berimbas terhadap lompatan indeks saham sektor teknologi mencapai 3,49% atau menjadi sektor dengan kenaikan tertinggi sepanjang hari ini.
Target Harga
Berdasarkan riset sejumlah analis terlihat bahwa target harga saham GOTO masih tinggi, seiring dengan perbaikan operasional dan tingkat profitabilitas hingga kuartal III-2023.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis mengatakan, GOTO berhasil membalikkan volume transaksi pada kuartal III-2023 setelah meluncurkan sejumlah inisiatif. Begitu juga dengan belanja operasional (opex) lanjutkan penurunan signifikan sampai kuartal III-2023.
Baca Juga
Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 98. Target harga tersebut telah mememasukkan seluruh sentimen negatif terhadap saham GOTO dan memperkiran seluruh strategi yang diterapkan dapat membawa GOTO menuju profitabilitas.
Rekomendasi beli juga datang dari analis Indo Premier Sekuritas Ryan Winipa. Menurut dia, GOTO berhasil memperbaiki kinerja keuangan bersamaan dengan peningkatan GTV pada kuartal III-2023 mendapatkan apresiasi positif.
Perbaikan EBITDA disesuaikan bersamaan dengan kenaikan GTV GOTO pada kuartal III-2023 sudah sesuai harapan. “Dengan pencapaian tersebut, kami menilai bahwa penurunan harga saham GOTO sudah mencapai titik terendahnya. Apalagi seluruh sentiment negative atas saham ini sudah priced-in,” tulisnya.
Baca Juga
Hal ini mendorong Indo Premier Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 125. Saat ini, saham GOTO ditransaksikan pada EV/sales tahun 2024 sekitar 2,6 kali atau berada di bawah pesaingnya Grab.
Rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga besar juga datang dari analis Mandiri Sekuritas Adrian Joezer dan Jennifer Audrey Harjono. Sekuritas ini menyebutkan bahwa performa kinerja keuangan GOTO hingga kuartal III-2023 telah sesuai dengan estimasi.
Bahkan, perbaikan EBITDA disesuaikan lebih tinggi dari perkiraan semula. Hal ini mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 130 per saham.

