Harita Nickel (NCKL) Ungkap Perkembangan Rencana Akuisisi Perusahaan Pemurnian Nikel
JAKARTA, investortrust.id - PT Trimegah Bangun Persada Tbk atau Harita Nickel (NCKL) mengungkap perkembangan terbaru terkait rencana akuisisi saham perusahaan pemurnian bijih nikel.
Legal Manager & Corporate Secretary Harita Nickel, Franssoka Yunus Sumarwi, mengatakan, saat ini pihaknya sedang dalam tahap penjajakan dengan perusahaan target akuisisi, sehingga Perseroan belum menentukan perusahaan mana yang dipilih untuk diakuisisi.
“Kami belum bisa memastikan dan menyampaikan informasi mengenai lokasi dan luas tambang serta Cadangan reserve dan resorce yang dimiliki Perusahaan target,” urai Sumarwi menjawab pertanyaan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana NCKL menggelar private placent dan right issue untuk pendanaan akuisisi, dikutip Rabu (6/3/2024).
Baca Juga
Untuk dua aksi korporasi tersebut dikatakan Sumarwi, pihaknya akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), setelah Perseroan mencapai kesepakatan dengan Perusahaan target.
Sementara terkait jumlah saham perusahaan target yang akan diakuisisi atau persentasenya, akan disampaikan setelah tercapainya kesepakatan Perseroan dengan perusahaan target akuisisi.
Dinyata terkait waktu pelaksanaan private placement, Manajemen NCKL bilang aksi korporasi tersebut akan dilaksanakan paling lambat 2 tahun setelah diperolehnya persetujuan RUPSLB. Sedangkan penawaran umum terkait rights issue akan digelar paling lambat 12 bulan setelah keputusan RUPSLB.
Baca Juga
Intip Target Harga Saham Terbaru Harita Nickel (NCKL), Potensi Cuannya Gurih!
“Perseroan akan menentukan apakah akan melaksanakan private placement atau rights issue setelah terdapat kejelasan rencana akhir terkait transaksi (akuisisi) dimaksud,” ulasnya.
Disampaikan juga soal manfaat aksi korporasi tersebut, sebagai upaya memperkuat struktur permodalan dan keuangan Perseroan, sehingga memiliki kemampuan untuk lebih meningkatkan kinerja Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai tambah kepeda seluruh kepentingan Perseroan, serta adanya peningkatan total asset dan total ekuitas Perseroan.
Sebelumnya Manajemen NCKL mengumumkan rencana menggelar penambahan modal tanpah memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 6,30 miliar saham atau setara dengan 10% saham.
Perseroan juga mengusulkan rencana penawaran umum terbatas (PUT) atau rights issue dengan target saham maksimal 18,92 miliar saham atau 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh NCKL.
Manajemen menyebutkan dana hasil private placement tersebut akan dimanfaatkan untuk transaksi. Namun demikian perseroan belum mengungkapkan detil transaksi dan nilai transaksi tersebut.

