GOTO Makin Efisien, Harga Saham Makin Menarik
JAKARTA, investortrust.id – Seluruh strategi yang sudah diterapkan manajemen berhasil membawa PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ke level yang lebih menjanjikan. Hal ini menjadikan saham perseroan mendapatkan rekomendasi beli.
Sedangkan sepanjang perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/11/2023), saham GOTO bergerak di zona hijau. Bahkan, saham GOTO telah menguat sebanyak Rp 4 (6,45%) menjadi Rp 66 hingga pukul 14.WIB.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis mengatakan, efektivitas strategi terlihat dari keberhasilan peningkatan volume transaksi pada kuartal III-2023 melalui peningkatan jumlah pengguna dan frekuensi transaksi dengan biaya operasional yang lebih efisien.
Baca Juga
Perseroan sebelumnya telah menerapkan berbagai strategi untuk mendorong pertumuhan GTV bersamaan dengan upaya meningkatkan profitabilitas, seperti GoTo Passport, Go Ride Transit, GoCar Hemat, GoFood Mode Hemat, GoRide Nego, GoPay later di Tokopedia, Aplikasi Gopay, Gopay Tabungan by Jago, dan Pinjaman Tunai di Tokopedia dan Gojek.
“Sejumlah inisiatif tersebut terbukti berhasil memulihkan GTV GOTO menjadi Rp 151 triliun pada kuartal III atau naik sebesar 5,2% dari pencapaian kuartal II. Tak hanya itu terjadi kenaikan margin kontribusi,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, Kamis (2/11/2023).
Berdasarkan data, dia mengatakan, inisiasi program GOTO Hemat juga berdampak siginfikan terhadap produtivitas driver Gojek. Bahkan, Gocar Hemat berhasil mencapai tingkat keuntungan. Perseroan kemudian meluncurkan Goride Transit Goride Nego yang juga diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan baru GTV sampai akhir tahun.
Sedangkan peluncuran aplikasi Gopay, ungkap Niko, membawa dampak positif dengan jumlah pengguna mencapai lebih dari 5 juta akun. Frekuensi dan volume transaksi juga menunjukkan pertumbuhan mengesankan dan take rate mengalami perbaikan.
Baca Juga
Tak hanya itu, Niko mengatakan, perseroan juga berhasil memangkas belanja operasional (opex) signifikan sampai kuartal III-2023. Pencapaiannya telah sesuai dengan harapan, sehingga penurunan opex lebih lanjut diprediksi kian terbatas.
Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 98. Target harga tersebut telah mememasukkan seluruh sentimen negative terhadap saham GOTO dan memperkiran seluruh strategi yang diterapkan dapat membawa GOTO menuju profitabilitas.
Apresiasi Positif
Sebelumnya, analis Indo Premier Sekuritas Ryan Winipa mengatakan, keberhasilan GOTO memperbaiki kinerja keuangan bersamaan dengan peningkatan GTV pada kuartal III-2023 mendapatkan apresiasi positif. Pencapaian ini mendorong analis mempertahankan rekomendasi Beli saham GOTO.
“Penurunan rugi EBITDA disesuaikan GOTO menjadi Rp 942 miliar pada kuartal III, dibandingkan kuartal II senilai Rp 1,2 triliun, telah sesuai dengan estimasi. Perbaikan tersebut didukung kesuksesan perseroan mendongkrak GTV,” tulis analis analis Indo Premier Sekuritas Ryan Winipa dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, Selasa (31/10/2023).
Baca Juga
IHSG Sesi I Melesat 1,93%, Saham BBCA, BBRI, dan BMRI Melambung
Terkait target EBITDA disesuaikan positif pada kuartal terakhir tahun ini, Ryan mengatakan, terlihat peningkatan risiko untuk merealisasikan target tersebut di tengah upaya keras untuk mendongkrak GTV yang bisa berimbas terhadap penurunan take rate.
Artinya, GOTO akan menghadapi dilema antara memaksakan target EBITDA Positif pada akhir 2023 atau memundurkan target demi mempertahankan market share. Perubahan lanskap di industri, terutama kompetisi ketat di bisnis e-commerce, sangat mungkin menggeser strategi GOTO untuk lebih ekspansif.
Ryan Winipa menambahkan, kemampuan GOTO mempertahankan perbaikan EBITDA disesuaikan dengan peningkatan GTV pada kuartal III-2023 sudah sesua harapan. “Dengan pencapaian tersebut, kami menilai bahwa penurunan harga saham GOTO nampaknya sudah mencapai titik terendahnya. Apalagi seluruh sentiment negative atas saham ini sudah priced-in,” tulisnya.
Hal ini mendorong Indo Premier Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 125. Saat ini, saham GOTO ditransaksikan pada EV/sales tahun 2024 sekitar 2,6 kali atau berada di bawah pesaingnya Grab.
Baca Juga
Simpanan Bertumbuh Pesat, Prospek Saham Bank Jago (ARTO) Kian Menarik
Rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga besar juga datang dari analis Mandiri Sekuritas Adrian Joezer dan Jennifer Audrey Harjono. Mereka menyebutkan bahwa performa kinerja keuangan perseroan hingga kuartal III-2023 telah sesuai dengan estimasi.
Bahkan, perbaikan EBITDA disesuaikan lebih tinggi dari perkiraan semula. Hal ini mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 130 per saham.

