Simak! 3 Kripto Ini Berpotensi Sentuh Marketcap US$ 50 Miliar Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - Aset kripto kelas menengah dengan fundamental kuat saat ini semakin dilirik. Ada beberapa jenis aset kripto yang nilai kapitalisasnya berpotensi mencapai US$ 50 miliar tahun ini. Nama yang dijagokan seperti Chainlink (LINK), Toncoin (TON), dan Bitcoin Cash (BCH).
Dikutip dari Finbold, tiga jenis aset tersebut berpotensi bisa menyentuh market cap US$ 50 miliar di tahun ini, namun yang perlu digaris bawahi bahwa jenis aset tersebut bersifat eksperimental atau harus memenuhi kriteria tertentu untuk perluasan kapitalisasi. Potensi dari tiga jenis aset ini dinilai dari core features seperti desentralisasi, keamanan, practical use, dan perbandingan fitur dari koin lain yang lebih besar.
Chainlink (LINK)
Chainlink merupakan aset kripto bernilai kapitalisasi sebesar US$ 11,77 miliar, dengan potensi kenaikan yang sangat besar sebagai Oracle terdepan. Sebagai informasi, Oracle merupakan jembatan antara ekosistem blockchain dan data eksternal.
Dengan pertumbuhan aset dalam keuangan terdesentralisasi atau decentralized finance (DeFi), solusi Oracle mungkin emmainkan peranan penting di industri ini.
Baca Juga
Bitcoin Tembus US$ 50.000, Tertinggi dalam Dua Tahun Terakhir
Toncoin (TON)
Toncoin (TON) merefleksikan dengan baik peningkatan partisipasi off-chain companies ini dalam lanskap kripto. Blockchain lapis pertama ini dibuat dalam kemitraan dengan Telegram, salah satu aplikasi pesan instan terkemuka di dunia. TON saat ini memiliki nilai kapitalisasi US$ 7,36 miliar dengan harga per unit US$ 2,23.
Peningkatan marketcap hingga US$ 50 miliar akan menghasilkan keuntungan mencapai 579%, dengan hasil investasi melambat yang disebabkan oleh inflasi tahunan sebesar 183%, mengutip CoinCodex. Pada dasarnya, peningkatan supply juga akan mendorong marketcap TON, walau harganya tetap sama.
Bitcoin Cash (BCH)
Terakhir, ada Bitcoin Cash (BCH) yang berpotensi nilai marketcap-nya naik dari US$ 5,29 miliar ke US$ 50 miliar. Aset kripto ini melonjak usai blockchain split pada 2017 yang melibatkan Bitcoin network, menghasilkan BCH dan BTC.
BCH kalah dalam pertarungan pasar, dengan kapitalisasi saat ini 200 kali lebih rendah dari BTC. Charles Hoskinson yang merupakan salah satu pebisnis di AS dan pendiri perusahaan teknik blockchain Input Output Global Inca mengatakan, bagaimana pemain terpusat dapat menggunakan modal untuk mempengaruhi pemilihan aset kripto.
Baca Juga
Meski begitu, ekosistem BCH terus tumbuh dan berinovasi. Selain itu juga menjadi media pertukaran yang lebih efisien ketimbang Bitcoin. Sementara itu, dengan peningkatan kapitalisasi pasar sebesar US$ 50 miliar akan menghasilkan keuntungan mencapai 845% dari harga saat ini.
Hal ini didorong oleh inflasi pasokan BCH yang rendah dan dapat diprediksi, yakni kurang dari 1,75% per tahun. Selain itu, inflasi supply ini juga akan berkurang setengahnya di tahun ini, sama seperti Bitcoin.
Disclaimer, dengan mempertimbangkan semua hal, investor harus tetap melakukan manajemen risiko dan penelitian yang tepat ketika berinvestasi di pasar aset kripto. (CR-13)
Baca Juga
Catat! Inilah Top 2 Koin Kripto yang Bisa Tingkatkan Investasi hingga US$10 Ribu Tahun 2024

