Jelang Dijual ke Samindo (MYOH), Damai Investasi Rajin Borong SahamTranskon Jaya (TRJA)
JAKARTA, investortrust.id – PT Damai Investama Sukses selaku pengendali saham memperkuat dominasi di PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) kembali menambah sebanyak 4,45% saham. Aksi ini dilakukan menjelang penjualan seluruh saham Damai Investama di TRJA kepada PT Samindo Resources Tbki (MYOH).
Berdasarkan data Damai Investama menyebutkan penambahan 4,45% saham tersebut dilakukan secara berkala, yaitu sebanyak 18,7 juta saham TRJA dibeli senilai Rp 275 dan sebanyak 48,5 juta saham senilai Rp 275. Penambahan tersebut telah dituntaskan pada 15 November.
Baca Juga
Perkuat Dominasi, Pengendali Ini Tambah 2,4% Saham di Transkon Jaya (TRJA)
"Pembelian tersebut menjadikan total kepemilikan Damai Investama di saham TRJA meningkat menjadi 44,65%," jelang pengumuman resmi Damai Investama di Jakarta, belum lama ini.
Damai Investama sebelumnya juga telah membeli sebanyak 36,5 juta saham TRJA atau setara dengan 2,4% saham dengan harga pelaksanan Rp 275 pada 7 November. Kemudian pembelian dilanjutkan kembali dengan membeli sebanyak 21,8 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 275 pada 10 November.
Sebelumnya, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) berencana mengakusisi sebanyak mayoritas saham PT Transkon Jaya Tbk (TRJA). Corporate Secretary Samindo Ahmad Zaki Natsit mengatakan, Samindo (MYOH) akan memebli seluruh saham TRJA milik PT Damai Investama Sukses dan PT MSJ Investama Abadi dengan total 1,23 miliar saham TRJA.
Aksi tersebut akan mengakibatkan perubahan penendali saham TRJA. “Transaksi pengambilalihan saham pengendali TRJA adalah salah satu dari strategi pengembangan bisis perseroan,” terang Ahmad.
Pengalihalihan tersebut, terang dia, akan dilakukan perseroan sendiri atau tidak melibatkan pihak lain. Namun demikian Samindo belum mengumumkan nilai akusisi mayoritas saham tersebut.
Baca Juga
Samindo (MYOH) Akuisisi 67,8% Transkon Jaya (TRJA), Harga Sahamnya Kompak Naik
Samindo (MYOH) mengungkapkan bahwa akuisisi tersebut bagian dari diversifikasi layanan bisnis perseroan dan diharapkan memperkuat posisi Samindo di industry jasa pertambangan nasional.
Sebagaimana diketahui Low Tuck Kwong bertindak sebagai pemegang 14,18% saham MYOH. Low yang menduki peringkat terkaya kedua di Indonesia ini juga bertindak sebagai pemegang saham utama perusahaan batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Sedangkan pengendali utama dengan kepemilikan 59,03% saham MYOH adalah ST International.

