IHSG Terjaga di Zona HIjau, Cermati Saham MARI dan GIAA di Sesi II
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau sebesar 0,38% ke level 6.966,21 pada sesi I perdagangan Senin, (2/10/2023).
Penguatan IHSG didorong sentimen positif regional seiring dengan rilis data ekonomi di regional yang positif, di mana PMI manufaktur Cina naik ke level di 50,2 di September 2023. Angka ini menunjukan Cina memasuki zona ekspansi.
Baca Juga
Saham Menguat, Wijaya Karya (WIKA) Catat Kontrak Baru Rp 19,98 Triliun
Selain itu, sentimen manufaktur di Jepang juga meningkat ke level 9 di kuartal III-2023. Kendatei begitu patut dicermati rilis data inflasi Indonesia yang naik 2,28% YoY atau secara bulanan naik menjadi 0,19% disbanding bulan sebelumnya, yang disebabkan kenaikan harga beras dan BBM non-subsidi.
Secara sektoral, mayoritas indeks ditutup menguat pada sesi 1. Adapun sektor construction mengalami peningkatan tertinggi yakni sebesar 1,29%.
Tim Riset Panin Sekuritas menilai penguatan saham sektor konstruksi ditopang oleh beragamnya proyek baru di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang disambut positif perkembangannya oleh market.
Baca Juga
WSBP Suplai Full Slab untuk Tol Indrapura-Kuala Tanjung Senilai Rp 25,23 Miliar
Sementara untuk sesi II, IHSG diperkirakan akan melanjutkan penguatan. Adapun saham rekomendasi Panin Sekuritas di sesi itu yaitu, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI), Closing Rp95, baik 4.40%, tertinggi Rp100.
Selainitu saham PT Garuda Indonesia Tabk (GIAA) juga layak dicermati. “Ini merupakan saham pilihan dengan frekuensi perdagangan tertinggi untuk scalping (trading cepat),” papar Panin Sekuritas.

