Manulife (MAMI) Perkirakan The Fed Penentu Utama Penurunan BI7DRR
JAKARTA, investortrust.id – Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) dengan mempertimbangkan keputusan dari Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) tahun ini.
Sedangkan target BI7DRR sampai akhir tahun diproyeksikan turun menjadi sekitar 5,25-5,75%.
Baca Juga
"Tinggal sedikit lagi, kita akan melihat bahwa BI akan menurunkan suku bunga tergantung apa yang dilakukan oleh The Fed dan Bank Sentral lainnya," ungkap Chief Economist & Investment Strategist MAMI Katarina Setiawan dalam Press Conference Market Outlook: Keeping up with 2024 yang digelar secara virtual via Zoom, Kamis (18/1/20204).
Dia menambahkan, siklus penurunan suku bunga BI secara historis terjadi ketika suku bunga riil Indonesia mencapai 3%. Penurunan suku bunga BI juga dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika pergerakan nilai tukar rupiah dan arus dana investor asing.
"Kami juga menilai bahwa BI akan menurunkan suku bunga dengan mengikuti apa yang dilakukan The Fed. Sambil prioritas utamanya tetap menjaga nilai tukar rupiah," terangnya.
Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 6% pada rapat 16-17 Januari 2024.
Baca Juga
Gandeng HSBC, Manulife (MAMI) Luncurkan Reksa Dana Syariah ESG
“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 16-17 Januari 2024 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 6%” Gubernur BI Perry Warjiyo.
BI juga mempertahankan deposit facility sebesar 5,25% dan suku bunga lending facility sebesar 6,75%. “Bedanya dengan bulan yang lalu adalah lebih pastinya suku bunga kebijakan negara maju, khususnya Fed Fund,” ujar dia.
BI memperkirakan, Fed fund rate akan mulai turun pada semester-II 2024. Sebelumnya BI memperkirakan bunga acuan The Fed secara bertahap hingga mencapai 75 bps.

