Garap Proyek Istana Presiden di IKN, WSBP Sebut Kontrak Baru Tumbuh 212%
JAKARTA, investortrust.id – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mengumumkan perolehan nilai kontrak baru (NKB) eksternal, hingga September 2023 tumbuh sebesar 212% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Vice President of Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, mengatakan, pertumbuhan NKB porsi pasar eksternal tahun ini merupakan yang paling tinggi selama setengah dekade terakhir.
“Ini merupakan catatan baru bagi WSBP karena telah secara progresif menggenjot pasar eksternal dengan pertumbuhan lebih dari 2 kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu,” ujar Fandy Dewanto, dalam keterangan tertulis, Jumat (13/10/2023).
Perolehan NKB porsi eksternal ini mayoritas didapat dari pelanggan swasta dengan porsi 80% dari total NKB. “Kalau dilihat berdasarkan pelanggan, mayoritas kontrak kami dengan sektor swasta sebesar 80% dan BUMN/BUMD sebesar 19% dan sisanya adalah sektor pemerintah,” tambahnya.
Baca Juga
BBTN Ungkap Ambisi Jadi Bank Syariah Terbesar di Aceh, Begini Langkahnya
Adapun beberapa proyek besar di luar Waskita Grup yang didapat yaitu Sumbawa LNG Terminal and Regasification Project yang dimiliki oleh PT JGC Indonesia, Proyek Area Gasing Kec Talang Kelapa Banyuasin Sumatera Selatan yang dimiliki oleh PT Multi Welindo, Proyek Pengaman Pantai di Teluk Jakarta Tahap 6 Paket 3 yang dimiliki oleh PT Adhi Karya Tbk dan PT Minarta Dutahutama.
Kemudian proyek Nusantara International Convention and Exhibition yang dimiliki oleh PT Industri Pameran Nusantara, Proyek Tol Bayung Lencir Tempino Seksi 2 yang dimiliki oleh PT PP Tbk dan PT Nindya Karya, dan proyek lainnya.
Sementara top 5 proyek Waskita Group yang didapat yaitu Proyek Pembangunan Jalan di dalam KIPP: Paket Pembangunan Jalan Feeder (Distrik) di Kawasan IKN, ADD III Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta Cikampek 2 Selatan Paket 3, Proyek Jalan Tol Bayung Lencir Tempino Seksi 1, Proyek Pembangunan Bangunan Gedung Sekretariat Presiden dan Bangunan Pendukung Pada Kawasan Istana Kepresidenan di Ibu Kota Negara.
Selain itu Proyek Jalan Tol Jakarta Cikampek 2 Selatan Paket 3 dan Proyek Jalan Tol Bayung Lencir Tempino Seksi 1. Salah satu proyek yang sedang menjadi fokus WSBP saat ini yaitu Proyek Tol IKN Segmen Tempadung – Jembatan Pulau Balang. Di mana hingga saat ini progres suplai atas proyek tersebut mencapai 28,29%.
Baca Juga
Saham Anjlok, Kinerja Widiant Jaya (WIDI) Tersengat Sentimen Pemilu dan IKN
Diharapkan proyek-proyek strategis pemerintahan selesai tepat waktu dengan tetap mengutamakan kualitas produk. Ke depannya, kata Fandy, pihahnya juga akan fokus menyusun strategi perolehan kontrak baru dengan peningkatan pangsa pasar di luar Waskita Group dan melakukan penjajakan pasar luar negeri khususnya kawasan Asia Tenggara, namun dengan tetap mengutamakan kondisi pendanaan proyek yang sehat.
Manajemen WSBP optimistisi pada tahun 2023 kinerja perusahaan akan tumbuh dari beberapa lini bisnis terutama readymix yang sudah mendominasi nilai kontrak sebesar 56%.
“Nilai kontrak baru ditopang oleh capaian dari sektor precast sebesar 40%, readymix sebesar 56% dan jasa konstruksi sebesar 4%,’’ pungkas Fandy.

