Asing Crossing Beli Saham Indointernet Rp 2,33 Triliun, Otto Toto Sugiri masih Bertahan?
JAKARTA, investorust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan crossing jual saham PT Indointernet Tbk (EDGE) sebanyak 6,667 juta saham dari investor domestik ke pemodal asing senilai Rp 2,33 triliun. Crossing tersebut dibantu BCA Sekuritas sebagai broker pelaksana.
Berdasarkan data BEI, crossing saham tersebut dilaksanakan pada harga Rp 3.496 dengan total Rp 2,33 triliun. Harga crossing tersebut di bawah harga penutupan perdagangan saham, Jumat (15/12/2023) dengan penurunan Rp 50 menjadi Rp 6.000.
Baca Juga
EDGE dan DCII Kembali ARA, Nilai Saham Otto Toto Sugiri Jadi Rp 38,54 Triliun
Berdasarkan data registrasi pemegang saham, Digital Edge (Hong Kong) ebrtindak sebagai pengendali Indointernet dengan kepemilikan 59,1%. Sisanya dikuasai Otto Toto Sugiri sebanyak 16,56% saham, Han Arming Nahafia sebanyak 7,45%, Bing Moniaga mencapai 6,44%, dan sisanya public 10,45%.
Perusahaan yang didirikan Otto Toto Sugiri dengan kawan-kawanya ini sebelumnya telah menuntaskan pemecahan nilai nominasl saham dengan rasio 1:5. Stock split tersebut menjadikan nilai nominal saham EDGE dari Rp 50 menjadi Rp 10.
Baca Juga
Tambah Saham di Tempo Scan (TSPC), Pengendali Borong 2,3% Sepanjang 2023 Berjalan
Terkait kinerja keuangan, Indointernet (EDGE) berhasil mencatatkan kenaikan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari Rp 111,87 miliar menjadi Rp 178,54 miliar sampai September 2023. Kenaikan tersebut menjadikan laba per saham sebelum stock split naik dari Rp 112,02 menjadi Rp 178,56 per saham.
Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan dari Rp 609,16 miliar menjadi Rp 698,47 miliar sampai kuartal III-2023. Laba bruto naik dari Rp 192,01 miliar menjadi Rp 230,98 miliar.

