BEI Wanti-Wanti Tekankan Tiga Hal Ini kepada Emiten
JAKARTA,investortrust.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) wanti-wanti menekankan tiga hal penting kepada perusahaan yang telah mencatatkan (listing) sahamnya di bursa alias listed company.
Ketiga hal itu adalah kinerja yang mengesankan (performance excellent), perlindungan investor (investor protection), serta komitmen terhadap penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance) atau ESG commitment.
"Ada tiga hal penting yang harus dipegang teguh oleh emiten di BEI, yakni performance excellent, investor protection, dan ESG commitment. Ketiganya merupakan bagian yang tak terpisahkan," kata Direktur BEI, I Gede Nyoman Yetna.
Baca Juga
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham 40 Emiten, Ini Daftarnya
Ia mengungkapkan hal itu pada seremoni pencatatan perdana saham PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) di Jakarta, Selasa (31/10/2023). Emiten budi daya udang tersebut resmi menjadi perusahaan tercatat ke-74 di BEI, sekaligus menggenapkan perusahaan tercatat menjadi 898 perusahaan.
I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, hal pertama yang perlu ditekankan adalah performance excellent. Masyarakat pasar modal Indonesia selalu memonitor kinerja perusahaan, baik kinerja fundamental maupun kinerja teknikal.
"Karena itu, setiap emiten dituntut berupaya lebih (ekstra effort) untuk meningkatkan kinerja perusahaan agar selalu adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman," tegas dia.
Perlindungan terhadap (investor protection), menurut Yetna, juga tak boleh dilupakan. "Kami tegaskan lagi, sebagai perusahaan tercatat yang efeknya diperdagangkan di bursa, trust menjadi aset yang sangat berharga sehingga harus dijaga," ujar dia.
Baca Juga
Yetna menambahkan, ESG commitment pun harus terus diterapkan, mengingat dunia saat ini sedang bergulat dengan perubahan iklim dan kesenjangan sosial.
"Dunia usaha wajib mengambil peran dan memberikan kontribusi mengatasi hal ini. Perusahaan wajib menjaga iklim dan memberi kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," tandasnya.
Terakhir, I Gede Nyoman Yetna berharap agar perseroan ke depan dapat mendorong perusahaan-perusahaan lain dan menginspirasi untuk berani berpikir besar demi kemajuan pasar modal domestik.(CR-2)

