BRIDS Tembus 16 Besar CX100 Danantara 2026, Peringkat Ke-2 di Industri Sekuritas
Poin Penting
|
JAKARTA, INVESTORTRUST.ID – PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menembus peringkat ke-16 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026, sekaligus meraih posisi ke-2 di industri sekuritas dan manajemen investasi. Capaian ini menempatkan BRIDS dalam jajaran 100 BUMN dengan pengalaman pelanggan terbaik dari 154 perusahaan operasional BUMN yang melayani konsumen secara langsung.
Program yang mengusung komitmen Melayani Sepenuh Hati tersebut mengukur kualitas pengalaman pelanggan di lingkungan BUMN, mulai dari kemudahan mengakses layanan hingga kenyamanan dalam berinteraksi dengan perusahaan. Danantara mengumumkan hasil CX100 Award 2026 di Jakarta pada 13 Oktober 2026.
“Kualitas pelayanan menjadi bagian penting dalam transformasi BUMN untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis. Kinerja perusahaan tidak cukup hanya diukur dari aspek keuangan, tetapi juga dari pengalaman masyarakat saat menggunakan layanan,” kata Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria dalam keterangan resminya.
Dony menjelaskan, pengukuran CX100 menggunakan kerangka 3E, yakni Effectiveness (efektivitas dalam memenuhi kebutuhan pelanggan), Ease (kemudahan layanan), dan Emotion (kenyamanan serta perasaan positif pelanggan).
Baca Juga
Hadirkan Fitur ‘Auto Order’ di Tengah Volatilitas Pasar, BRIDS Raih Penghargaan
Pengumpulan data, menurut Dony, dilakukan melalui wawancara tatap muka, survei daring, mystery shopping (belanja misterius), jajak pendapat publik, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terarah. Metodologi itu dikalibrasi dan disupervisi komite indeks yang dipimpin Prof Danang Parikesit.
Jaga Kualitas Layanan
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama BRIDS, Fifi Virgantria mengungkapkan, bagi BRIDS, pencapaian ini menjadi masukan untuk menjaga kualitas layanan, sekaligus memperkuat upaya perusahaan dalam memenuhi kebutuhan nasabah di tengah pertumbuhan industri pasar modal.
“Tantangan tersebut semakin besar seiring dengan bertambahnya jumlah investor di Indonesia,” ujar dia.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, jumlah investor pasar modal mencapai 32,17 juta Single Investor Identification (SID) atau identitas tunggal investor pada akhir September 2026. Angka itu tumbuh 57,96% selama tahun berjalan (year to date/ytd).
Fifi Virgantria mengatakan, pertumbuhan investor mendorong perusahaan sekuritas menyediakan layanan yang semakin mudah diakses, andal, dan responsif. “Selain kecepatan transaksi, investor membutuhkan dukungan untuk memahami berbagai pilihan investasi sesuai dengan kebutuhan dan strategi masing-masing,” tutur dia.
Menurut Fifi, hasil CX100 memberikan perspektif penting karena pengukurannya bertumpu pada pengalaman pelanggan, bukan semata-mata sudut pandang perusahaan. “Bagi kami, hasil CX100 bukan hanya pencapaian yang patut disyukuri, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus melihat layanan dari sudut pandang nasabah,” ucap dia.
Dia menambahkan, peringkat yang diraih BRIDS menjadi dorongan untuk menjaga konsistensi kualitas layanan sekaligus mengidentifikasi ruang perbaikan. BRIDS ingin memastikan seluruh nasabah, baik investor pemula maupun mereka yang telah lama bertransaksi, mendapatkan pengalaman layanan yang mudah, andal, dan nyaman.
“Di tengah pertumbuhan investor yang semakin pesat, kami ingin memastikan bahwa setiap nasabah, baik yang baru memulai investasi maupun yang telah lama bertransaksi, memperoleh pengalaman layanan yang mudah, andal, dan nyaman,” tegas dia.
Untuk mendukung hal tersebut, kata Fifi, BRIDS mengembangkan layanan dengan mengacu pada tiga aspek dalam kerangka 3E, yakni kemudahan akses, efektivitas proses, dan kualitas interaksi dengan nasabah.
“Dari sisi digital, nasabah dapat membuka rekening dan bertransaksi saham, obligasi, serta reksa dana secara daring melalui aplikasi BRIGHTS. Sepanjang 2026, aplikasi tersebut mencatat rata-rata 33.332 nasabah aktif,” papar dia.
Baca Juga
Perkuat Peran Riset dalam Pendalaman Pasar Modal, BRIDS Raih Pengakuan Global
Fifi mengemukakan, BRIDS juga menyediakan pendampingan bagi nasabah prioritas melalui 51 Relationship Manager (manajer relasi nasabah) yang ditempatkan di Sentra Layanan Prioritas BRI di berbagai kota di Indonesia.
Dia menuturkan, untuk membantu nasabah mengambil keputusan investasi, BRIDS menghadirkan fitur Rekomendasi Saham yang mendukung pemilihan saham sesuai strategi investasi. Sementara itu, SmartInvest Reksa Dana ditujukan untuk membantu nasabah mengoptimalkan dana mengendap dalam portofolio.
BRIDS, kata Fifi Virgantria, juga menggelar kelas edukasi investasi setiap pekan. Melalui program InvesTalk Series dan Emiten Visit, nasabah berkesempatan berdialog langsung dengan manajemen emiten serta memperdalam pemahaman mengenai fundamental perusahaan sebagai bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan investasi.
Fifi menekankan, BRIDS akan menggunakan hasil CX100 sebagai salah satu acuan dalam mengevaluasi dan meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan. Sebagai bagian dari ekosistem BRI Group, perusahaan juga berkomitmen memperkuat layanan yang berorientasi pada kebutuhan nasabah.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan regulator, Self-Regulatory Organization (SRO) di pasar modal, serta pelaku industri lainnya untuk membangun ekosistem investasi yang semakin mudah diakses dan tepercaya oleh masyarakat,” tandas dia.
